Ternyata ini yang bikin Deddy Corbuzier mendapat surat terbuka dari Persatuan Orangtua Anak dengan Down Syndrome (POTADS).
- Tim WowKeren
- Jumat, 18 November 2016 - 20:51 WIB
WowKeren - Belum tuntas kasus dengan Mario Teguh, nama Deddy Corbuzier kembali menjadi sorotan. Kali ini Deddy diketahui mendapat surat terbuka dari Persatuan Orangtua Anak dengan Down Syndrome (POTADS).
POTADS menuliskan surat terbuka untuk Deddy lantaran salah satu ucapannya dalam acara "Hitam Putih" episode 17 November lalu. Surat terbuka itu awalnya dibagikan lewat Facebook resmi POTADS sepertinya dihapus.
Salah satu netter berakun Primaningrum Arinarresmi membagikan surat terbuka itu. Rupanya salah satu ucapan Deddy dalam acara yang dipandunya itu dianggap merendahkan anak dengan Down Syndrome.
"Bantu share dari Potads. Surat Terbuka untuk Bapak Dedy Corbuzier," tulis netter tersebut. Saat itu tema yang sedang dibahas adalah soal orang gila dan yayasan khusus orang gila di Tasikmalaya.
"Khusus menangani orang-orang gila," ujar salah satu narasumber. "Oh mungkin seperti orang-orang down syndrome seperti itu kali," timpal mantan suami Kalina Oktarani itu.

Rupanya ucapan ini yang membuat orangtua anak dengan Down Syndrome tersinggung. "Bapak Dedy Corbuzier, apakah anda tidak paham dengan Down Syndrome? Apakah anda berpikir orang gila yang dibahas dalam tema tersebut adalah sama dengan seseorang dengan Down Syndrome?" bunyi surat terbuka itu.
"Para orangtua yang menyaksikan terhenyak, kaget dan tidak respek terhadap ucapan anda," lanjut POTADS dalam surat terbukanya. "Mungkin anda perlu membaca lebih dalam lagi apa itu Down Syndrome atau dapat bertemu komunitas yang tak lelah menggaungkan apa dan bagaimana Down Syndrome kepada masyarakat."
"Mungkin sesekali Bapak Dedy Corbuzier dapat mampir ke RCDS (Rumah Ceria Down Syndrome) by Potads, melihat anak anak dengan Down Syndrome begitu semangat berlatih Jembe, Drum, Keyboard, Hip Hop, Memasak, Ketrampilan, dllnya," lanjutnya. "Dan disanalah anda dapat menyaksikan bahwa anak dengan Down Syndrome bukanlah orang gila. Kami tunggu anda Bapak Dedy Corbuzier."
(wk/)