Bagaimana reaksi umat muslim di Israel dan Palestina melihat langkah gereja-gereja itu? Simak di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 November 2016 - 14:41 WIB
WowKeren - Pembatasan untuk volume adzan di Israel kembali menuai protes. Protes keras kali ini datang dari kota Nazaret. Sebagian gereja di kota Nazaret ramai-ramai mengumandangkan adzan sebagai bentuk protes terhadap rancangan undang-undang pelarangan penggunaan pengeras suara di masjid yang disetujui parlemen Israel.
Kumandang adzan oleh gereja-gereja itu pun membuat kagum dunia Islam. Mereka melihat langkah yang diambil gereja sebagai bentuk kehidupan yang harmonis antar umat beragama di Palestina.
Selain gereja, warga Muslim di kota tersebut juga menyerukan lantunan adzan secara serentak dari atas atap rumah masing-masing. Insiden ini terdokumentasi dalam sebuah video yang menjadi viral di media sosial.
Berbagai pujian dilayangkan terhadap aksi solidaritas tersebut, sementara cemoohan terus menghujani pembatasan kebebasan beragama yang diatur oleh otoritas Israel.
"Aksi protes ini sebagai pesan kepada pendudukan Israel untuk berhenti main-main dengan situs suci kami. Aksi protes ini juga sebagai pertanyaan bagi dunia luar soal perhatian mereka terkait pelanggaran mencolok terhadap tempat suci beragama," ungkap seorang aktivis penggerak aksi protes tersebut, Mazen Al-Danbak dilansir CNN.
(wk/)