Calon anggota program Nusantara Sehat membutuhkan standar khusus seperti yang diungkap Kepala Badan PPSDM di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 26 November 2016 - 09:06 WIB
WowKeren - Kementrian Kesehatan memiliki tim khusus bernama Nusantara Sehat yang akan diterjunkan ke daerah terluat, terpencil dan perbatasan Indonesia. Program ini menarik peminat yang jumlahnya cukup besar. Untuk angkatan ke-5 tahun ini, ada sekitar 7.700 pendaftar namun yang diterima dan lolos seleksi tak sampai 5 persen dari jumlah pendaftar.
"Dari 7.700 yang daftar, yang diterima hanya 261 orang. Tandanya apa? Jadi Nusantara Sehat nggak gampang, seleksinya ketat," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Kesehatan, drg Usman Sumantri di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 25 November malam.
Usman menjelaskan, Nusantara Sehat nantinya akan mengabdi di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan terluar. Mereka juga akan ditempatkan di puskesmas daerah yang masih memiliki banyak masalah kesehatan.
Daerah-daerah tersebut memiliki fasilitas pelayanan kesehatan berkualitas yang sedikit jumlahnya. Belum lagi tantangan yang akan dihadapi oleh anggota tim, mulai dari faktor geografi, topografi, cuaca, transportasi, akses komunikasi hingga berbagai masalah sosial lainnya.
"Makanya yang ada di sini hari ini, yang lolos dan diterima pastinya nggak cengeng atau nggak betah dan nantinya mengundurkan diri. Dua tahun di pedalaman kan bukan waktu sebentar," pungkas Usman.
(wk/)