Berikut ungkapan dalam hati seorang ibu pada anaknya yang nggak akan pernah diutarakan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 07 Desember 2016 - 09:51 WIB
WowKeren - Ibu adalah segalanya. Tanpa beliau, kamu nggak bisa dan menjadi apa-apa. Kelembutan hatinya menenteramkam keluarga. Karena ibu, rumah terasa hangat. Segala kekakuan ayah mencair bila ada ibu.
Tahukah kamu, kehadiran seorang anak menjadi kebahagiaan tersendiri bagi ibu. Ada banyak ketakutan, pertanyaan dan ungkapan dalam hati. Mungkin hal itu akan selamanya ibu pendam. Berikut beberapa ungkapan seorang ibu pada anak yang mungkin nggak ada diutarakan:
Kamu Buatnya Menangis
Ibu menangis ketika menyadari bahwa dia sedang mengandung. Ibu menangis ketika kelahiranmu. Ibu menangis ketika kali pertama memegangmu dan mencium keningmu. Ibu menangis bahagia.
Kadang dia menangis dengan ketakutan dan kekhawatiran. Ibu menangis karena dia memiliki rasa terdalam untukmu. Dia merasakan keluh kesahmu dan kebahagiaanmu. Ibu selalu membagi apapun bersamamu entah kamu menyadari atau nggak.

Tahan Lapar Khusus Buatmu
Perut ibu keroncongan. Ada makanan di meja makan. Nggak banyak tapi mampu mengganjal perut yang lapar. Bersamaan dengan itu, kamu pulang dari sekolah dan mengaku lapar juga.
Ibu memberikan makanan itu padamu. Dia tersenyum ketika melihatmu begitu lahap memakan makanan tersebut. Rasa laparnya nggak lagi terasa seketika melihat kamu makan. Ibu bahagia perutmu terisi daripada dirinya.

Kesakitan Karena Tingkahmu
Ketika kamu tarik rambut panjangnya, ibu kesakitan. Ketika masih bayi, kukumu sulit dijangkau. Bila sedang berdekatan dengan ibu, nggak jarang kukumu menggaruk kulit dan itu sakit. Kamu sering menggigitnya ketika minum susu dan ibu kesakitan.
Sekujur tubuh ibu sakit ketika mengeluarkan dirimu dari rahim. Tubuhnya menjadi mengembang karena dirimu di dalamnya selama 9 bulan. Belum lagi ketika menendang-nendang di dalam perut, tulang rusuk ibu bisa terasa sakit.

Dipenuhi Ketakutan
Sejak kamu di dalam kandungan, ibu mengerahkan seluruh kekuatannya untuk melindungimu. Ibu ingin menjadi pahlawan yang bisa kamu andalkan. Ibu adalah wanita yang ingin mengatakan "Nggak!" ketika kamu meminta sesuatu yang nggak dibutuhkan. Dalam dirinya, ibu meringis karena ibu merasa nggak ada orang yang bisa membuatmu aman selain dia.
Jantungnya deg-degan ketika melihatmu melangkah untuk kali pertama. Ibu berjarak sangat dekat denganmu agar bisa menjangkaumu ketika belajar berjalan. Ketika dewasa, ibu menunggu hingga larut malam untuk memastikan kamu sampai di rumah dengan selamat. Ibu siap memastikan kamu tidur nyenyak dan jauh dari mimpi buruk. Dia ada di dekatmu untuk memastikan kamu baik-baik saja.

Ibu Tahu Dirinya Nggak sempurna
Ibu adalah kritikus terburuk untuk dirinya sendiri dan dia paham itu. Dia tahu semua kekurangan dan kadang-kadang membenci dirinya sendiri untuk segala hal buruk dalam hidupnya. Dia ingin menjadi ibu yang sempurna untukmu yang sebisa mungkin melakukan perbuatan salah.
Namun karena ibu tetaplah manusia, dia membuat kesalahan. Dia mungkin masih mencoba untuk memaafkan dirinya sendiri untuk kamu. Dia berharap dengan sepenuh hati bahwa dia bisa kembali dan melakukan sesuatu yang lebih baik tapi nggak bisa. Sebisa mungkin ibu ingin menjadi contoh yang terbaik untuk anaknya.

Ibu Ingin Melihatmu Terlelap
Banyak sekali malam yang menjadi saksi ibumu terbangun karena dirimu nggak bisa tidur. Jam di kamar menunjukkan pukul 3 pagi namun kamu masih belum menunjukkan tanda-tanda mengantuk. Ibu membacakan dongeng, bersenandung lagu hingga memohon agar kamu cepat tidur.
Ketika kamu terlelap, ibumu memandang dari tepian ranjang. Seketika badannya yang letih lesu menghilang melihat wajahmu yang serasa tanpa dosa. Banyak cinta yang ibu rasakan ketika melihatmu tidur meski nggak jarang lengannya sakit saat menggendongmu.

Ibu Membawamu Kemana-Mana Selama 9 Bulan
Kamu membutuhkan ibu dan begitu pula dirinya. Ibu mencoba menahan diri nggak selalu berdekatan dengan dirimu ketika dia makan, mandi dan tidur. Meski itu sulit karena ibu ingin selalu bersamamu. Hal itu kadang nggak bisa dicegahnya.
Lengannya kadang capek, punggungnya pegal tapi dia ingin selalu berdekatan denganmu. Ibu ingin meringkuk, mencintaimu, mencium dan bermain bersamamu. Kamu merasa aman, bahagia dan merasa dicintai dalam pelukannya. Ibu merasa dirimu adalah harta sangat berharga.

Hatinya Sedih Ketika Kamu Menangis
Nggak ada suara sesedih tangisanmu. Nggak ada pemandangan paling menakutkan ketika melihat air matamu. Ibu sebisa mungkin membuat dirimu berhenti menangis.
Dalam hatinya, ibu nggak tega melihatmu menangis untuk hal apapun itu. Ibu akan mengerahkan semua kekuatan untuk menghentikan tangisanmu. Ketika gagal menghentikan tangisanmu, hati ibu seakan hancur dalam keping-keping kecil.

Mendahulukan Dirimu Untuk Semuanya
Ibu bisa saja beraktivitas tanpa makan, mandi dan tidur. Hal itu dilakukan hanya untuk mendahulukan dirimu. Ibu akan mengerjakan apapun setelah dirimu merasa bahagia atau sedang tidur.
Ibu bisa saja nggak mengindahkan jadwal bertemu teman-temannya. Dia mengutamakan dirimu. Di akhir waktu, ibu nggak punya tenaga untuk dirinya sendiri. Keesokan harinya, ibu bangun dan melakukannya lagi. Hal itu akan terus berulang karena kamu sangat berarti bagi ibu.

Ibu Bisa Lakukan Semuanya Untuk Kamu
Menjadi ibu adalah pekerjaan paling sulit yang pernah ada di dunia. Menjadi ibu akan sangat menguji kesabaran hingga pada batasnya. Untuk wanita yang akan menjadi ibu, kamu akan menangis, merasa sakit, ingin mencoba membahagiakan anakmu, gagal, bekerja dan mempelajari lagi.
Namun pengalaman menjadi ibu adalah kebahagiaan yang nggak terhingga. Selain rasa capek dan malam-malam panjang itu, kamu akan menjadi wanita yang merasa menjadi ibu adalah hal yang sepadan.

Pengalaman terjun langsung menjadi ibu nggak akan bisa terasa sama di setiap wanita. Hal itu pun nggak akan maksimal tanpa kamu jalani langsung. Meski banyak buku kamu baca, wejangan dari siapapun dan cerita dari wanita lain, hal itu akan terasa berbeda.
(wk/)