Pihak Polda Metro menanggapi keinginan Dwi Estiningsih minta maaf terkait 'pahlawan kafir'.
- Tim WowKeren
- Jumat, 23 Desember 2016 - 12:40 WIB
WowKeren - Kasus "pahlawan kafir" tengah menjadi sorotan publik. Polemik ini mencuat usai kader PKS, Dwi Estiningsih membuat postingan terkait pemilih Pahlawan Nasional di rupiah baru.
Dalam postingannya saat itu, Dwi menuliskan jika pemilihan Pahlawan Nasional di rupiah baru tidak mengakomodir mayoritas rakyat Indonesia yang mayoritas beragam Islam. Wanita berhijab ini mengatakan, diantara pahlawan yang dipilih ada yang "pahlawan kafir".
Akibat tulisannya itu, Dwi dilaporkan oleh Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri) ke pihak kepolisian. Meski begitu, Dwi baru-baru ini sudah mengungkap keinginannya untuk minta maaf.
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan sendiri mengatakan jika pihaknya berharap laporan atas Dwi Estiningsih akan dicabut. Meski begitu, pihaknya masih akan memastikan pada pihak pelapor.
"Saya berharap kalau sudah minta maaf, pelapor bisa mencabut laporannya," ujarnya. "Kita akan pastikan dulu ke pelapor, tapi dari tipikal yang bersangkutan kemungkinan akan mencabut menurut analisis saya. Saya juga berharap kalau sudah minta maaf ya, yang namanya manusia kalau memaafkan dengan tulus mungkin bisa dicabut."
Sementara itu, sekretaris Forkapri, Achmad Zaenal Effendi mengatakan jika pihaknya menerima jika Dwi meminta maaf. Meski begitu, mereka ingin meneruskan proses hukum.
(wk/)