Seorang pria di Cilincing ditangkap lantaran menghina Presiden Jokowi, Kapolri dan juga mengaku sebagai anggota ISIS.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 Desember 2016 - 19:59 WIB
WowKeren - Penghinaan terhadap Presiden merupakan kejahatan yang cukup serius. Seseorang bisa ditangkap jika terbukti melakukan perbuatan tersebut, seperti yang dialami Jamil Adil (47).
Jamil diamankan oleh aparat lantaran menuliskan penghinaan pada Presiden Joko Widodo, dan juga Kapolri. Kabarnya ia juga sempat membuat pengakuan sebagai anggota teroris ISIS.
Ia ditangkap di area Kolong Tol Kebon Baru, Cilincing, Jakarta Utara. Saat ditangkap ia tidak melakukan perlawanan dan justru hanya tersenyum-senyum saja.
"Si Jamil bilang ke anggota, 'Saya enggak tahu pak'. Tapi dia mengaku jika dia yang menulis kalimat-kalimat kotor yang diperuntukkan Presiden dan Kapolri di Kolong Tol itu. Kita tanya lagi, apa maksudnya menulis begitu. Dia malah menjawab 'Enggak tahu saya pak'. Dia jawabnya juga sambil senyum-senyum saja. Diduga, pria ini ada gangguan kejiwaan," ujar Kapolsek Cilincing Kompol Ali Yuzron.
Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan polisi. "Jamil kini sudah dibui dan dilakukan pemeriksaan mendalam di Polres Metro Jakarta Utara. Belum diketahui apakah pria ini memang pura-pura gila, apa memang gila beneran," imbuhnya.
Aparat saat ini masih menyelidiki termasuk motif pelaku. "Masih kita selidiki karena memang Jamil lah pelaku yang menghina Bapak Presiden dan Bapak Kapolri, yang ditulis dengan mencoret-coret tiang, dinding Kolong Tol Kebon Baru dan peti kemas. Bahkan, dia juga mengaku-ngaku kalau dia itu anggota ISIS," imbuhnya.
(wk/)