Simak apa saja persiapan yang dilakukan oleh para calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Jumat, 13 Januari 2017 - 08:50 WIB
WowKeren - KPU DKI Jakarta akan menggelar debat pertama Pemilihan Gubernur DKI Jakarta hari ini, Jumat, 13 Januari di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, mulai pukul 20.00 WIB. Setelah itu, KPU kembali menggelar debat kedua dan ketiga masing-masing pada tanggal 27 Januari dan 10 Februari mendatang. Setiap debat akan disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi secara bergantian. Bagaimanakah persiapan para calon gubernur dan wakil gubernur jelang debat tersebut?
Debat pertama yang berlangsung hari ini mengambil tema masalah pendidikan dan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat, lingkungan dan transportasi, serta masalah sosial ekonomi. Cagub nomor satu Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan persiapan bersama pasangannya, cawagub Sylviana Murni dengan mendatangi wilayah-wilayah di Jakarta. Dari blusukan itu, Agus mengaku dapat menampung aspirasi warga yang dirangkai menjadi bahan untuk debat publik nanti. Selain blusukan, Sylvi menyebut punya persiapan lain. Dia fokus menyerap masukan dari ahli ekonomi dan infrastruktur.
"Buat saya, makna debat itu sebagai sebuah show, untuk menunjukkan seberapa besar komitmen pemimpin beradu gagasan," kata Agus. "Saya menyiapkan masukan dari berbagai ahli. Saya berdialog dengan para ahli. Kan saya bukan ahli seperti masalah ekonomi, menyangkut masalah infrastruktur saya juga belum pernah berada di sana, tapi saya harus belajar," tambah Sylvi.
Sylvi juga mengaku telah berkonsultasi dengan ahli bahasa untuk mendukung caranya menyampaikan gagasan serta pandangannya saat debat berlangsung. Berbekal pengalamannya selama 31 tahun mengabdi sebagai birokrat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sylvi merasa menguasai seluruh program kerja yang mereka tawarkan.
Sementara itu, cagub nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan debat hari ini merupakan hal yang penting. Bagi Ahok, debat tersebut memberinya kesempatan untuk meluruskan kampanye hitam yang menyerang dia dan pasangannya, cawagub Djarot Saiful Hidayat. Sebelum debat, Ahok melakukan pertemuan internal bersama tim kampanye dan relawannya (11/1. Dalam pertemuan itu, tim kampanye dan relawan meminta Ahok menjawab pertanyaan sesuai waktu yang disediakan moderator. Sebagai petahana, Ahok mengaku dapat menjelaskan program-program yang pernah dikerjakannya. Dia juga menyebut telah menjalankan program yang tercantum dalam visi dan misinya bersama Joko Widodo pada Pilkada 2012, meski belum total. "Itu justru pertanyaan-pertanyaan yang seperti itu yang bisa membuat saya kesempatan menjelaskan," kata Ahok, Kamis, 12 Januari. (12/1/2017).
Terakhir, Cagub nomor pemilihan tiga Anies Baswedan mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk mengikuti debat publik pertama. Anies menyebut debat bukanlah sebuah pertunjukkan. "Debat itu apa adanya, jangan performance. Kalau debat performance, itu namanya berteater," ujar Anies, Selasa, 10 Januari. Anies mengaku hanya akan membaca data-data terbaru terkait isu-isu tertentu sebelum mengikuti debat. Sementara persiapannya sudah dilakukan sepanjang perjalanan karier dirinya. Cawagub Sandiaga Uno menyebut, Anies dan dirinya sudah menerima masukan dari tim pakar dalam tim pemenangannya terkait persiapan menghadapi debat. "Ada Pak Bambang Widjojanto, dan Pak Adnan Pandu Praja dan beberapa teman-teman yang aktif memberikan masukan untuk birokrasi yang efektif dan efisien," pungkas Sandi.
(wk/)