Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian buka suara soal tuntutan pencopotan Irjen Anton Charliyan dan Irjen Iriawan, seperti apa?
- Tim WowKeren
- Selasa, 17 Januari 2017 - 20:40 WIB
WowKeren - Belakangan ini, Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan menuai polemik. Pihak Front Pembela Islam (FPI) dan Habib Rizieq menuntut agar Irjen Anton dicopot dari jabatannya. Mereka menggelar unjuk rasa dan membuat laporan ke Mabes Polri, Senin (16/1).
Hal ini terkait dengan insiden yang terjadi antara FPI dan GMBI di Jawa Barat beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, Irjen Anton Charliyan merupakan Ketua Pembina GMBI.
Namun, tidak hanya Irjen Anton Charliyan, FPI juga sempat menuntut Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan dicopot. Pasalnya, Irjen Iriawan dianggap membela pihak Bank Indonesia (BI) terkait dugaan adanya lambang PKI (palu-arit) di rupiah baru.
Tuntutan FPI tersebut juga telah diketahui oleh Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian. Dalam pernyataannya baru-baru ini, Kapolri menegaskan jika pihaknya tidak akan mencopot jabatan Irjen Anton Charliyan maupun Irjen Mochamad Iriawan.
"Nggak ada, pokoknya Kapolda Metro dan Kapolda Jabar nggak ada dicopot," ujar Tito. "Tidak ada!"
Sementara itu, Selasa (17/1), perwakilan FPI dan Habib Rizieq juga mendatangi Komisi III DPR. Mereka mengadukan soal laporan yang telah dibuat di Mabes Polri.
(wk/)