Fans bergurau dan memberikan dukungan setelah melihat video Zumi mengklarifikasi alasannya memarahi perawat ketika sidak di RSUD Raden Mattaher.
- Tim WowKeren
- Rabu, 25 Januari 2017 - 09:35 WIB
WowKeren - Gubernur Jambi Zumi Zola sempat dihujat netizen se-Indonesia Raya. Ini gara-gara mantan kekasih Ayu Dewi itu mengamuk dan menegur staf rumah sakit di Jambi, pekan lalu.
Sikap Zumi saat marah hingga menendang tong sampah ini dinilai arogan dan berlebihan. Ia juga sempat disindir melakukan pencitraan lantaran mengundang wartawan saat melakukan sidak (Inspeksi Mendadak).
Demi menepis anggapan miring, Zumi langsung melakukan klarifikasi. Ia mengaku memberikan teguran keras karena mendapat banyak laporan dari masyarakat.
"Saya tidak serta merta langsung marah. Saya sudah menjadi gubernur ini selama setahun, kurang lebih 12 Februari nanti satu tahun. Ketika saya dilantik, saya mendapati begitu banyak keluhan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Raden Mattaher. Saya datang, saya melakukan sidak waktu itu (awal dilantik). Saya berikan teguran, berikan arahan. Saya kerjasama dengan dewan pengawas rumah sakit, isinya dokter-dokter senior, saya bilang tolong," tutur Zumi.
Ketika bertemu dengan masyarakat yang keluarganya sakit dan meninggal, Zumi mendapat laporan soal pelayanan oknum perawat yang buruk di RSUD Raden Mattaher. "Salah satunya laporan tentang istrinya meninggal, kena kanker, sempat dioperasi. Ketika itu berdarah lagi hasil operasinya, dia panik dan memanggil perawat tapi dibilang, 'Ya sudah biarkan aja seperti itu'. Jam 3 pagi. almarhumah bilang sakit, (suami) mencari perawat (tapi tidak ada di meja jaga). Dia ngintip di ruangan gelap, pakai senter. Ternyata tertidur, sampai harus digedor (pintunya). Banyak sekali kritikannya, selama satu tahun tidak ada perubahan, bagaimana?" kata Zumi.
Zumi akhirnya melakukan sidak di kelas 3 untuk pasien kurang mampu. Ketika berada di sana, Zumi mendapati beberapa oknum tenaga medis yang sedang tertidur. "Saya mengerti pekerjaan tenaga medis berat sekali. Tidak apa-apa istirahat, tapi bukan tidur, masyarakat membutuhkan sekali" kata Zumi.
Ia juga mengklarifikasi tak pernah menuduh dokter tidur di RSUD Raden Mattaher. "Saya mengklarifikasi pada saat saya marah itu, itu perawat, dokter tidak ada di situ. Tetapi ketika saya pindah ke gedung lain, ada perawat, ada dokter, di UGD, di ICU. Saya terima kasih," serunya.
Zumi juga menegaskan kalau ia menghargai apapun kritikan orang atas teguran kerasnya. Ia juga tak khawatir imejnya sebagai pemimpin akan ternodai. "Semua yang saya lakukan, saya kembalikan lagi ke masyarakat, pro dan kontra, apapun bunyinya, saya hormati, seburuk apapun," tegasnya.
Sikap sabar Zumi ini menuai pujian dari netizen. Tak hanya itu, netter kembali memuji penampilan keren Gubernur Jambi berusia 36 tahun itu saat hadir di sesi wawancara. "Marahin dd dong pak marahinn," canda fans. "Yg menghujat bapak gubernur disini pasti belom pernah ngerasain gmana dilayanin sm perawat RS yg superr cuek dan kadang ngelayanin dgn males2an ckckck.. pokokny jgn pikirin omongan orang pak, majuu teruss demi rakyat, semoga hati bapak slalu bersih & berpihak utk kepentingan masyakat yah, Bravo pak," kata fans. "Gantengnya si bapak, bikin salah fokus," goda netizen.
(wk/)