Terkait dugaan intimidasi Firza Husein, begini tanggapan pihak kepolisian.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 04 Februari 2017 - 08:14 WIB
WowKeren - Baru-baru ini Firza Husein ditangkap oleh pihak kepolisian terkait dengan upaya makar. Kini ia tengah menjalani sejumlah pemeriksaan di Mako Brimob, Kepala Dua, Depok. Namun kuasa hukum Firza, Azis Januar, mengaku kliennya mendapat intimidasi dari pihak kepolisian.
Intimidasi itu berupa pertanyaan-pertanyaan terkait kasus chat WhatsApp berbau pornografi yang diduga dilakukan oleh Firza dengan Habib Rizieq. Polisi meminta Firza mengakui sosok di konten bernuansa pornografi tersebut adalah dirinya.
"Yang bersangkutan (Firza) disuruh mengakui, ditekan, disuruh mengakui tentang berita-berita yang menjadi viral itu. Padahal itu berita tidak pernah ada," kata Azis dilansir dari Kompas, Jumat (3/2). Padahal, Firza ditangkap adas tuduhan makar yang tengah membelitnya.
"Iya kita pertanyakan dong, ini motifnya apa? Kalau makar kok dari 20 pertanyaan, 9 pertanyaannya itu berkaitan dengan HRS (Habib Rizieq Shihab), terkait berita di viral, terkait dengan handphone, komunikasi dengan HRS," jelas Azis. "Ini enggak ada hubungannya kan. Terus ada intimidasi dan tekanan dari pihak kepolisian untuk mengaku video di viral itu atau diproses."
Namun pihak kepolisian membantah dugaan intimidasi yang disebut oleh kuasa hukum Firza tersebut. "Tidak ada (intimidasi), kita pokoknya (melakukan pemeriksaan) secara profesional," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
(wk/)