Roy Suryo membeberkan alasan mengapa ia berpendapat jika isu di sidang Ahok telah dirancang.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 04 Februari 2017 - 16:36 WIB
WowKeren - Belakangan ini kabar mengenai percakapan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'aruf Amin tengah menjadi sorotan. Isu itu mencuat usai kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencecar Ma'aruf terkait telepon itu saat ia menjadi saksi di sidang penistaan agama.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo dalam pernyataannya baru-baru ini menduga jika pihak Ahok sengaja memanaskan isu tersebut. Menurutnya hal itu sengaja dilakukan untuk mengalihkan perhatian dari kasus penistaan agama.
"Upaya ini sudah dilakukan kuasa hukum Ahok, untuk tutupi kasus penistaan agama terhadap terdakwa Ahok," ujar Roy Suryo.
Roy mencontohkan yang pertama adalah bahasan mengenai "Fitsa Hats" yang sempat heboh beberapa waktu lalu. "Soal yang diramaikan 'Fitsa Hats', ya itu baru sebatas lucu-lucuan saja. Tapi berdampak menggeser masalah utamanya," terangnya.
Lalu yang berikutnya adalah tudingan pengacara Ahok pada seorang saksi. Mereka mengatakan jika saksi tersebut adalah pengacara dari Partai Demokrat. Padahal menurut Roy, saksi itu hanya pengacara dari salah satu kader partai.
"Yang disangkutkan juga dari Partai Demokrat itu juga disebut sebagai lawyer Demokrat. Tapi, lawyer seorang anggota Partai Demokrat. Beda sekali lawyer organisasi dengan perseorangan," jelas Roy.
Sementara itu, SBY sendiri beberapa waktu lalu telah membantah jika percakapannya dengan Ketua MUI terkait dengan penistaan agama yang menjerat Ahok. Ia bahkan mencurigai adanya penyadapan, meski hal itu langsung dibantah oleh kuasa hukum Gubernur Petahana DKI Jakarta itu.
(wk/)