Begini pendapat para pengamat mengenai gelaran Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018 di Korsel.
- Tim WowKeren
- Jumat, 10 Februari 2017 - 10:40 WIB
WowKeren - Gelaran Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018 tinggal 1 tahun lagi. Sayangnya, kondisi politik pemerintah Korea Selatan masih dalam kondisi yang tak stabil terkait skandal nepotisme yang melibatkan Presiden Park Geun Hye.
Mengenai kondisi tersebut, pemikiran publik pun terpecah. Publik khawatir jika kondisi perpolitikan akan berpengaruh dengan jalannya ajang olahraga dunia tersebut. Tak sedikit juga yang khawatir jika skandal nepotisme itu berpengaruh terhadap aspek sosial ekonomi negara.
Namun sejumlah pengamat politik mengaku optimis dengan gelaran olimpiade tersebut. Dilansir dari Herald & News, Olimpiade Pyeongchang diharapkan akan berjalan dengan lancar karena telah terorganisasi dengan baik.
"Olimpiade Musim Dingin akan menunjukkan pencapaian pembangunan nasional kita selama ini," ungkap Choi Kwang-shik, mantan Menteri Kebudayaan, Olahraga dan pariwisata yang kini menjadi dosen di Korea University. Kondisi perpolitikan Korsel bahkan dianggap lebih ringan dibandingkan kondisi lingkungan di Olimpiade Rio de Janeiro dan krisis politik Sochi, Rusia.
Pendukung Olimpiade Pyeongchang pun berharap ajang yang digelar pada 9 Februari 2018 mendatang ini mampu memperbaiki imej negara di mata Dunia. Acara ini nantinya akan dibuka dengan konser K-Pop dan paduan suara serta berlangsung selama 17 hari, di wilayah Pyeongchang, Gangneung, serta Jeongseon.
(wk/)