Selain menyiapkan pasukan gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada di DKI Jakarta, apa lagi yang akan dilakukan pihak kepolisian?
- Tim WowKeren
- Sabtu, 11 Februari 2017 - 10:23 WIB
WowKeren - Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan menegaskan pihaknya akan menurunkan sebanyak 28 personel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP untuk mengamankan Pilkada DKI Jakarta. Masyarakat diimbau tidak khawatir dengan gangguan keamanan saat pencoblosan 15 Februari 2017. Iriawan juga berharap masyarakat tidak khawatir dengan gangguan keamanan, serta mengimbau seluruh warga Jakarta menggunakan hak pilihnya.
"Semua ada 28 ribu. Kami (Polri) 23 ribu, TNI itu 5 ribu belum lagi Satpol PP," kata Iriawan di Halaman Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu, 11 Februari. "Kepada masyarakat harap tenang. Silakan salurkan aspirasi Anda untuk bisa melakukan pencoblosan di TPS yang ada."
Sementara itu, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Teddy Lhaksmana menyebut 5 ribu personel Kodam Jaya siap membantu kepolisian dalam pengamanan Pilkada. "Saya seperti yang disampaikan Pak Kapolda, ada 5 ribu dengan perlengkapan juga yang dibutuhkan," pungkasnya.
Sementara itu, Tanggal 15 Februari 2017 diresmikan sebagai hari libur nasional oleh Presiden Joko Widodo. Penetapan itu bertepatan dengan hari pencoblosan Pilkada serentak di 101 daerah tahun 2017.
(wk/)