Begini tanggapan Wiranto dipuji oleh SBY atas pertemuannya dengan para ulama.
- Tim WowKeren
- Senin, 13 Februari 2017 - 09:00 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menggelar pertemuan dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan beberapa ulama lain. hal tersebut rupanya mendapat tanggapan positif dari sejumlah pihak, termasuk Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
SBY mengatakan jika ia sangat mensyukuri pertemuan tersebut. Menurutnya, Wiranto jika menggunakan kekuasaan dan justru memilih menggunakan pendekatan hati.
"Pendekatannya mulia, persuasif, pendekatan hati dan istilah saya, Beliau menggunakan soft power. Bukan hard power," ujar SBY. "Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih secara pribadi maupun selaku mantan Presiden kepada Bapak Wiranto yang telah memberi contoh bagaimana bisa menjalin silaturahim yang baik."
Menanggapi pujian itu, Wiranto baru-baru ini buka suara. Dengan rendah hati ia mengatakan jika dirinya merasa pujian itu kurang tepat jika ditunjukkan pada dirinya.
"Pujian itu agak kurang tepat karena seharusnya ditujukan pada pemerintahan Jokowi-JK," ujar Wiranto dilansir dari Kompas. "Apapun yang saya lakukan selalu dilaporkan pada Presiden dan dikoordinasikan ke Kapolri dan kementerian/lembaga terkait."
Wiranto menjelaskan jika dalam pertemuannya dengan ulama, ia hanya menjalankan tugasnya sebagai "pembantu presiden". "Dalam pertemuan dengan para ulama saya berperan sebagai menteri yang mengkoordinasikan hukum, politik dan keamanan yang mengemban misi pemerintah dan bukan merupakan kepentingan atau misi pribadi," terangnya.
Lebih lanjut, Wiranto juga mengapreasiasi aksi 112 yang berlangsung dengan damai. Ia bahkan juga menyoroti kejadian menarik ketika para anggota FPI mengawal pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di Gereja Katedral.
"Bahkan saya membaca ada sebuah pernikahan yang dilangsungkan di Katedral sampai dikawal dan dipayungi oleh peserta acara. Ini menunjukkan komitmen para ulama kepada saya yang disampaikan sehari sebelumnya untuk menjaga acara agar berjalan aman, tertib dan damai benar-benar dilaksanakan secara konsisten," pungkasnya.
(wk/)