Tidur di Sofa Rupanya Miliki Banyak Dampak Buruk, Apa Saja?
SerbaSerbi

Berikut ini beberapa dampak buruk tidur panjang di sofa.

WowKeren - Pernah mengantuk saat menonton televisi atau membaca sambil duduk di sofa? Lalu tertidur di sofa tersebut. Tidur tambah nyenyak apalagi bila sofa tersebut empuk dan lembut. Namun tidur di sofa sebenarnya nggak baik untuk tubuh kecuali hanya dilakukan sebentar.

Hindari tidur di sofa semalaman apalagi bila terlalu sering bahkan setiap malam. Ranjang tetaplah tempat yang paling tepat untuk beristirahat. Menurut Sleep.org, tidur di sofa nggak berbeda dengan di atas kasur yang salah.

Pertimbangkanlah dampak buruk tidur di sofa bagi tubuh. Tempat tidur ideal harus memberikan ruang yang cukup bagi tubuh dan juga mendukung postur. Selain bentuknya nggak didesain untuk mendukung tulang belakang, tanpa disadari sofa juga bisa menjadi agen kanker yang membahayakan nyawa.


Menurut peneliti dari University of California, Berkeley dan Duke University, bahan kimia flame retardant yang beracun di dalam sofa menempatkan kamu pada risiko tinggi perkembangan kanker. Dari hasil penelitian diketahui sekitar 85 persen dari 104 sofa di Amerika yang diuji mengandung bahan yang dapat menjadi racun.

Selain itu, peneliti juga menemukan 41 persen sofa mengandung chlorinated TDCPP dan 17 persen lainnya memiliki pentaBDE, bahan kimia yang dilarang penggunaannya di seluruh dunia. Bahan beracun ini banyak terdapat di dalam busa sofa. Tanpa disadari, remah-remah busa sofa bisa dilepaskan di udara bergabung dengan debu di rumah.

Paparan flame retardant dapat menyebabkan gangguan hormon hingga risiko kanker yang sudah terbukti melalui ratusan penelitian sebelumnya baik pada manusia maupun kanker. Parahnya, ibu hamil terkena paparan pentaBDE dalam darahnya berisiko memiliki anak dengan berat badan rendah, IQ rendah hingga gangguan neurologis dan pertumbuhan anak.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!