Kunjungi KPK, Afganistan Ingin Belajar Pemberantasan Korupsi dari Indonesia
Nasional

Ini hal yang membuat Afganistan ingin belajar tentang pemberantasan korupsi dari Indonesia.

WowKeren - Baru-baru ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima kunjungan dari delegasi Afganistan. Mereka datang dengan tujuan untuk mempelajari pemberantasan korupsi yang dilakukan di Indonesia.

Menteri Kehakiman Afghanistan HE Abdul Baseer Haidari mengatakan jika Indonesia dinilai sukses memberantas korupsi. Bahkan Indonesia juga beberapa kali sempat dipuji di forum PBB.

"Salah satunya karena laporan PBB sering sebut Indonesia sukses lawan korupsi melalui KPK. Kedua, Bu Dubes kita juga punya hubungan dekat dengan Indonesia," ujar Haidari dilansir dari Detik.

Haidari mengatakan jika Afganistan sempat berada di level 2 negara dengan tingkat korupsi tertinggi saat dikuasai Taliban. Namun kini dengan pemerintahan yang baru, Afganistan sudah menata negaranya menjadi lebih baik.


"Karena sekarang pemerintah Afghanistan bekerja keras untuk memberantas korupsi sekarang di level 8 dari level 8. Artinya, pemerintah baru sudah bekerja keras lawan korupsi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Duta Besar Afghanistan untuk Indonesia Amb. Roya Rahmani juga mengatakan jika ia berharap kedua negara menjadi lebih erat. Ia mengaku senang bisa menjalin hubungan dengan Indonesia.

Sementara itu, diketahui ada 16 orang yang turut serta dalam kunjungan ke KPK. Selain duta besar dan menteri kehakiman ada juga penasihat presiden di bidang antikorupsi, wakil jaksa agung, kepala tinggi pelaksanaan korupsi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait