Ini penyebab sejumlah pihak menginginkan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mundur dari jabatannya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Maret 2017 - 09:44 WIB
WowKeren - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menuai beragam kontroversi atas perang melawan narkoba yang diterapkannya. Seperti diketahui kebijakan itu diprotes sejumlah pihak lantaran dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM) dan telah menewaskan banyak orang.
Bahkan baru-baru ini, pihak oposisi di Kongres Filipina telah mengajukan pemakzulan Duterte. Ia dituding terlibat dalam pencucian uang dan menyebabkan banyak kematian di Filipina.
Seperti diketahui perang melawan narkoba yang diterapkan Duterte membuat aparat berhak untuk menembak ditempat pelaku, pengedar atau pengguna narkoba. Akibatnya ribuan orang tewas dalam operasi itu.
Sementara itu, ini bukan kali pertama muncul permintaan untuk memakzulkan Duterte. Sebelumnya Senator Leila De Lima telah mengajukan permintaan yang sama dan mengklaim jika Duterte melakukan kejahatan besar, membunuh pengedar narkoba dengan tangannya sendiri.
Namun usaha itu gagal dan De Lima justru didakwa terlibat dalam perdagangan narkoba. Pada Februari 2017 ia akhirnya menyerahkan diri.
Duterte sendiri memang kerap kali menuai kontroversi hingga mendapat sebutan "Sang Penghukum". Bahkan sejak sebelum menjabat sebagai presiden, sudah muncul isu yang menyebutkan jika mantan Wali Kota Davao ini memiliki keterkaitan dengan kelompok yang sering melakukan aksi main hakim sendiri.
(wk/)