Makan 25 Korban, Lift Blok M Square Melorot Setelah Alarm Berlebihan Beban Terdengar
Nasional

Inilah yang menjadi penyebab lift penumpang di Blok M Square melorot.

WowKeren - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Husain Murad menyebut kecelakaan lift di Blok M Square bukan jatuh tapi melorot. Lift itu melorot karena kelebihan kapasitas. Dari semestinya 24 orang diisi 35 orang. "Jadi lift itu melorot bukan jatuh, bukan putus. Karena kelebihan muatan saja," jelas Husain di Blok M Square, Jakarta, Jumat (17/3).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.45 WIB setelah bubar Jumatan. Masyarakat berebut masuk ke lift. "Bukan putus blek gitu, enggak. Buktinya enggak ada yang meninggal kan, enggak ada. Ini hanya melebihi kapasitas," terang dia. Ada 10 orang dirawat di Puskesmas dan 25 orang dirawat di RSPP. "Semua dalam kondisi sehat," tambah Husain.

Terkait perizinan semua sudah sesuai. Lift itu terakhir diservis setahun sekali dan terakhir pada Mei tahun lalu. Menurut Husain memang wajar servis setahun sekali.


"Jadi warga kan pengen buru-buru semua. Pengen bareng turun, nah itulah yang memaksa lift itu meskipun sudah bunyi mereka tetap bertahan di dalam lift. Sehingga dari lantai 3 ke bawah itu liftnya melorot tanpa rem gitulah. Jadi bukan jatuh terjun bebas begitu. Jadi melorotnya dari lantai 3 sampai lantai basement," ungkapnya.

Husain menjelaskan saat itu bunyi tanda kelebihan beban juga terdengar. Tapi mungkin karena buru-buru mereka tetap naik. Terkait korban yang menjalani perawatan, Husain mendapat laporan pihak Blok M Square akan bertanggungjawab.

"Oh iya, iya, mereka tanggung jawab. Mereka akan tanggung perawatannya dan katanya ada asuransi, full dibiayai dari manajemennya, nanti mereka yang akan komunikasi. Mereka sedang banyak tamu, jadi tolong media juga bersabar ya, mereka lagi banyak tamu. Mereka harus melayani kepolisian, pemeriksaan dan sebagainya," tutur dia.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait