Begini penjelasan Ahok soal rencana pembentukan 'pasukan merah' jika kembali bertugas.
- Tim WowKeren
- Selasa, 21 Maret 2017 - 09:22 WIB
WowKeren - Cagub dan Cawagub Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok serta Djarot Saiful Hidayat baru-baru ini menggagas pasukan merah. Pasukan itu nantinya bertugas melakukan renovasi rumah warga dan dibentuk usai cuti kampanye putaran kedua.
Namun Ahok menegaskan bahwa pasukan itu bukanlah seorang kuli seperti yang dipikirkan oleh masyarakat. Ahok mengatakan bahwa pasukan merah merupakan orang-orang yang terdidik untuk merenovasi rumah. Terutama untuk warga kurang mampu di daerah kumuh.
Selain renovasi rumah, pasukan ini akan lebih fokus pada penggantian atap rumah menjadi baja ringan serta sistem pencahayaan. "Selain itu kita juga mau pasang pencahayaan, karena penyakit TBC ditemukan di banyak tempat. Kita juga mau atapnya banyak cahaya yang masuk," kata Ahok dilansir dari Liputan 6, Senin (20/3).
Pasukan merah sendiri merupakan pegawai harian lepas (PHL) di bawah naungan Dinas Perumahan yang telah memiliki keahlian khusus bukan kuli bangunan biasa. "Jadi caranya misal mau pasang atap, akan kita kirimkan dia ke perusahaan atap baja untuk dilatih. Kalau dia enggak lolos saat dites ya tidak diterima. Jadi beda dengan PPSU," jelas Ahok.
Sama seperti pasukan yang lain, pasukan merah akan bekerja di bawah naungan Dinas Perumahan dan direkrut melalui kelurahan. "Sehingga saat ada perbaikan langsung kerjakan, bangunan untuk semuanya jadi lebih cepat," tambah Ahok.
(wk/)