Beginilah tanggapan dari Ahok mengenai ucapan Anies yang ingin memecat dia.
- Tim WowKeren
- Selasa, 28 Maret 2017 - 08:32 WIB
WowKeren - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok mengaku sedih mendengar pernyataan calon gubernur DKI nomor pemilihan tiga Anies Baswedan. Pada final debat pilkada kemarin (27/3), Anies mengatakan ingin memecat Ahok dari jabatan Gubernur DKI.
"Makanya saya sedih saya," kata Ahok di gedung Metro TV, Jakarta Barat. Kesedihan Ahok lantaran sebelumnya Anies berencana menjadikannya sebagai penasihat.
Rencana itu sempat disampaikan Anies bersama calon wakil gubernur yang mendampinginya, Sandiaga Uno jika berhasil menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. "Kan dia ngomong di media, (Ahok mau dijadikan) penasihat. Tadi nggak ada ngomong penasihat lagi, mau dipecat beneran saya. Sedih aja," kata Ahok.
Dalam acara itu, pembawa acara Najwa Shihab sempat menyebut bahwa persepsi kepemimpinan Ahok adalah ceplas ceplos, apa adanya, mudah marah dan mudah memecat anak buah. Sedang Anies dipersepsikan santun, tidak tegas dan tidak berani pecat anak buah.
"Tidak mungkin memecat anak buah? Sekarang saja saya sedang berusaha memberhentikan Pak Basuki dari gubernur. Jadi bagaimana kita nggak berani (pecat), apalagi anak buahnya, gubernurnya aja mau diberhentiin," kata Anies.
Menjawab Anies, Ahok menjelaskan pihak yang bisa memecat dirinya adalah warga Jakarta. "Kontrak saya sampai Oktober 2017. Dalam hal ini, saya memang anak buahnya Pak Anies. Karena saya pelayan warga Jakarta, jadi kalau (Anies) mau mecat saya, bukan sebagai calon gubernur tapi sebagai warga DKI," kata Ahok.
(wk/)