Bella Hadid Mengaku Bangga Menjadi Seorang Muslim
Selebriti

Lewat wawancara ini, Bella Hadid berbicara mengenai agama Islam.

WowKeren - Bella Hadid menentang keras kebijakan Donald Trump mengenai pelarangan imigran dari 7 negara mayoritas Muslim ke wilayah Amerika Serikat. Supermodel berusia 20 tahun ini sebelumnya pernah kepergok ikut demonstrasi di jalan bersama kakaknya, Gigi Hadid pada Februari lalu.

Tidak cukup dengan hal itu, Bella Hadid pun kini kembali menyuarakan pendapatnya mengenai agama Islam dalam majalah edisi terbaru Porter. Bella juga bercerita mengenai pengalaman imigrasi ayahnya, Mohamed Hadid.

Seperti yang diketahui, Mohamed Hadid berasal dari Israel dan pernah tinggal di Suriah dan Lebanon sebelum imigrasi ke Amerika Serikat ketika masih berusia 14 tahun. Pengusaha sukses itu awalnya juga adalah seorang pengungsi dari negara mayoritas Muslim.


"Ayahku adalah seorang pengungsi ketika ia pertama kali datang ke Amerika," kata Bella dilansir Paper Magazine. "Ayahku religius dan ia selalu berdoa dengan kami. Aku bangga menjadi seorang muslim."

Bella juga mengungkapkan hal serupa ketika diwawancarai majalah Elle. Mantan kekasih The Weeknd ini berujar semua orang layak dihormati dan mendapatkan kebaikan tanpa memandang suku maupun agama mereka.

"Aku datang dari sebuah latar belakang yang sangat berbeda-beda," ungkapnya. "Kita tidak seharusnya memperlakukan orang seperti mereka tidak layak mendapatkan kebaikan hanya karena etnis mereka. Itu tidak benar."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait