Begini curhatan Sandiaga ketika menceritakan kasusnya pada Prabowo.
- Tim WowKeren
- Selasa, 04 April 2017 - 15:14 WIB
WowKeren - Sempat dipanggil kepolisian atas laporan dugaan penggelapan tanah, calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno 'curhat' ke Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Hal itu diungkap oleh Sandiaga saat dipanggil Prabowo di kediamannya di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin 3 April malam. "Ya dia minta saya jelaskan secara singkat dari segi landasan dan konstruksi hukumnya dan sudah saya sampaikan itu tahun 2012, saya 2009 sudah enggak di situ lagi," terang Sandiaga.
Mendengar itu, Prabowo pun bertanya-tanya mengapa kasus yang sudah lama baru dimunculkan ke publik, apalagi bertepatan dengan kontestasi Pilkada DKI 2017, begitu yang dikatakan Sandiaga. "Dia yang tanya kepada saya 'wah berarti kental dong kriminalisasi dan politisasi dari kasus ini'. Saya bilang, saya seorang kandidat, saya enggak bisa mendefinisasikan hal tersebut," tukasnya.
Kepada Sandiaga, Prabowo mengatakan justru banyak yang bersimpati dengan Sandiaga karena permasalahan tersebut. "Banyak yang menyampaikan ke dia yang menyatakan simpati bahwa kasus-kasus lama yang tidak punya relevansinya diangkat kembali hanya untuk kontestasi pilkada ini sangat-sangat disayangkan," kata Sandiaga.
Sebelumnya seseorang bernama Ortus Holdings Edward S Soeryadjaya melaporkan Sandiaga ke polisi atas tuduhan tindak pidana penggelapan. Sandiaga dilaporkan bersama rekan bisnisnya, Andreas Tjahyadi. Isu yang beredar, di tahun 2012 Andreas dan Sandiaga diduga melakukan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten.
(wk/)