Ahok Buka-Bukaan Soal Rencana Wifi Surat Al Maidah dan Password Kafir
Nasional

Bukan menghina Al Quran, inilah maksud tersembunyi mengapa Ahok sengaja menggunakan kata tersebut.

WowKeren - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali dihadirkan dalam sidang ke-17 dugaan penistaan agama pada Selasa (4/4). Dalam sidang tersebut, Ahok juga sempat buka-bukaan soal rencana pembuatan Wifi dengan nama surat Al Maidah dan Password Kafir yang menuai kontroversi.

Rencana itu Ahok sampaikan saat memimpin rapat pimpinan bersama pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI Jakarta di Balai Kota. Ia ingin membuat fasilitas Wifi di RPTRA (ruang publik terpadu ramah anak) dan memberi ide agar password berhubungan dengan ayat suci Al Quran.

"Dalam konteks itu, saya ingin DKI beli halaman besar di depan masjid untuk dibangun RPTRA. Anak yang main di taman itu lebih baik bisa baca Al Quran atau khatam," kata Ahok dilansir dari Tribunnews. Hal itu ia sarankan karena lokasi RPTRA yang berdekatan dengan masjid.


Gubernur DKI Jakarta non-aktif ini pun berharap jika penggunaan password dengan kata itu diharapkan mendorong anak-anak untuk rajin membaca Al Quran. "Saya ambil contoh, aku tahunya Al-Maidah ayat 51. Password-nya saya bilang kafir, untuk menyindir mereka," ungkap Ahok.

Sementara itu, kata mereka yang dimaksud Ahok adalah pihak-pihak yang terus melakukan demo penolakan terhadap dirinya setelah dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ada pula oknum pegawai negeri sipil (PNS) DKI yang tak bisa menerima gubernur non-muslim.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait