Marvel Comics langsung merilis pernyataan berikut ini terkait gambar '212' dan 'QS 05:51' di komiknya.
- Tim WowKeren
- Minggu, 09 April 2017 - 16:40 WIB
WowKeren - Komik terbitan Marvel berjudul "X-Men Gold #1" membuat heboh netizen Indonesia. Komik tersebut menjadi bahan pembicaraan netizen karena menampilkan gambar "212" dan "QS 05:51".
Netizen menilai simbol tersebut diduga meruju pada aksi demo 212 dan Surat Al Maidah 51. Simbol itu pun mengingatkan netizen Indonesia pada kasus yang tengah dihadapi Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat ini.
Rupanya, komik tersebut memang digambar oleh seniman dari Indonesia, Ardian Syaf. Ardian merupakan ilustrator komik Marvel yang berasal dari Tulungangung.
Dalam komik "X-Men Gold #1" memang terlihat gambar angka "212" di salah satu gedung. Sementara itu tulisan "QS 05:51" ditampilkan di kaos salah satu karakternya.
Terkait hal ini, Marvel pun langsung merilis klarifikasinya. Marvel mengungkapkan bahwa pihaknya tidak tahu-menahu bahwa simbol-simbol tersebut memiliki makna tertentu.
Selain itu pihaknya juga menegaskan bahwa makna apapun yang tersirat dari simbol itu tak mewakili pandangan dari Marvel Comics. Marvel juga menyatakan akan menghapus simbol itu dan memberi hukuman bagi ilustratornya.
"Gambar yang disebutkan dalam komik 'X-Men Gold #1' itu dimasukkan tanpa sepengetahuan makna dibaliknya," bunyi pernyataan Marvel seperti dilansir Comicbook. "Gambar atau simbol yang tersirat tidak mencerminkan pandangan dari penulis, editor atau pihak-pihak lainnya di Marvel, dan bahkan merupakan kebalikan dari pandangan Marvel Comics serta apa yang berusaha disampaikan X-Men sejak diterbitkan."
"Gambar itu akan akan dihapus di cetakan berikutnya, baik versi digital maupun bentuk fisik komik," ungkap Marvel. "Dan nantinya ada hukuman yang akan diberikan."
Sayangnya, hingga saat ini belum ada keterangan hukuman apakah yang akan diberikan oleh Marvel. Sementara itu, Ardian Syaf dikabarkan juga telah menyelesaikan karyanya untuk "X-Men Gold #1" yang rencananya akan dirilis pada 19 April mendatang.
(wk/)