Andi Al Mukhti dibawa masuk oleh ayahnya ke liang lahat untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Iren.
- Tim WowKeren
- Selasa, 11 April 2017 - 08:37 WIB
WowKeren - Putra semata wayang mendiang Renita Sukardi, Andi Al Mukhti, sempat menolak untuk melihat jenazah ibunya. Bocah berusia 6 tahun itu tak bisa menutupi rasa sedih dan syok karena kehilangan sang bunda.
Awalnya, Andi heran ketika rumahnya didatangi banyak orang. "Ini ada apa ya kok ramai," kata kakek Andi, Sukardi. Namun ketika melihat kesedihan dan mendengar tangisan para pelayat, Andi ikut sedih sambil terus menutupi telinganya.
Untungnya setelah sempat menolak, Andi akhirnya memberikan penghormatan terakhir di TPU Menteng Pulo, Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (10/4) sore. Sambil masih terlihat bingung, Andi digendong sang ayah, Andi Hilmi, dan dibawa masuk ke liang lahat. Di saat itulah ia memberikan ciuman terakhir pada ibunya hingga para pelayat jadi terharu.
Sementara itu, Andi Hilmi juga mengungkap kalau ia sudah ikhlas atas kepergian Renita alias Iren. Ia mengakui kalau bintang sinetron "Tukang Ojek Pengkolan" itu adalah sosok pejuang.
"Dia (Renita Sukardi) itu real fighter. Kenapa saya bilang begitu, karena dia on fire, till the end of the time. Dia berjuang sampai tetes darah terakhir. Dia berjuang tiga tahun dari 2014," katanya. "Dia (Renita Sukardi) udah lama (ikhlas) dengan kondisinya. Sejak kita treatment di RSCM, sudah dibilang stadium seperti apa, akan seperti apa, dokter bilang semua dari hati ke hati. Dia bilang ikhlas, kapan aja dipanggil dia ikhlas."
(wk/)