Jika rencana pemindahan ibu kota yang sudah dikaji pemerintah benar-benar terlaksana, beginilah nasib Jakarta.
- Tim WowKeren
- Selasa, 11 April 2017 - 14:25 WIB
WowKeren - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapennas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan bahwa Jakarta akan tetap menjadi pusat bisnis atau keuangan meskipun nantinya tak lagi menjadi ibu kota. "Pusat bisnis atau keuangan, tetap di Jakarta. Tapi pusat pemerintahan, akan jadi magnet (di wilayah Ibu Kota baru)," jelas Bambang, Selasa 11 April 2017.
Rencana pemindahan ibu kota telah dikaji pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menjadi salah satu kandidat calon ibu kota selanjutnya.
Bambang mengatakan, DKI Jakarta saat ini menjadi pusat perekonomian terbesar. Kendati begitu, bukan berarti tidak ada implikasi. Populasi DKI yang semakin tinggi, menjadi penyebab utama Jakarta sebagai wilayah terpadat. "Kemacetan makin parah, dan penurunan muka tanah. Perlu ada upaya untuk memecah konsentrasi pembangunan wilayah ini," terangnya.
Negara Brasil menjadi pembanding pemerintah untuk melakukan pemindahan ibu kota. Negara terpadat penduduknya di Amerika Selatan itu terbilang berhasil memindahkan Ibu Kota Rio de Januari, ke Brazilian. Setelah pemindahan itu pun, kegiatan ekonomi baru mampu terwujud. "Brazilian perekonomiannya selain jadi Ibu Kota, juga membuka perekonomian di daerah pedalaman Brasil. Dan sekarang (Brazilian) jadi kota ketiga terbesar di Brasil. Pemerintahnya tinggal di sana," jelas Bambang.
(wk/)