Seperti apakah iklan kosmetik Cara Delevingne yang dinilai terlalu lebay?
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 April 2017 - 16:39 WIB
WowKeren - Ternyata bukan hanya iklan Pepsi Kendall Jenner saja yang ditarik dari peredarannya pada pekan ini. Salah satu iklan produk kosmetik yang dibintangi Cara Delevingne mengalami hal serupa.
Mengutip Guardian, brand komestik asal Inggris, Rimmel terpaksa menarik iklan maskara Scandaleyes Reloaded dari tayangan televisi. Pasalnya, iklan itu menampilkan manipulasi terlalu berlebihan, menurut pengawas bagian periklanan.
Dalam iklannya, Delevingne terlihat mengaplikasikan produk maskara di matanya. Alhasil, sorotan matanya terkesan lebih tajam. Meski warna hitam maskara itu tampak begitu pekat, namun Delevingne membuktikan bahwa itu mudah dihapus dengan sekali usap.
Iklan produk ini pun mengumbar kata-kata "bulu mata yang tegas dengan volume ekstrem dan pemakaian yang ekstrem pula". Hal itu sebenarnya dimaksudnya untuk menunjukkan keunggulan produk, namun iklan tersebut malah dinilai terlalu berlebihan.
Otoritas Standar Periklanan menerima komplain bahwa iklan produk Rimley ini telah membesar-besarkan efek produk sehingga dikhawatirkan akan menipu konsumen. Pengawas mengklaim Delevingne telah menggunakan bulu mata tambahan agar terlihat lebih hitam dan bervolume dalam iklan. Kemudian diberi efek komputer berlebihan pada pasca produksinya.
Namun perusahaan Rimley membantah hal tersebut. Pihaknya mengatakan bahwa iklan itu masih merepresentasikan karakter produk meski diakui mendapatkan sedikit efek komputer. Selain itu, bulu mata Delevingne aslinya memang sudah tebal dan panjang sehingga tidak memerlukan tambahan bulu palsu.
(wk/)