Sam Okyere menanggapi kontroversi rasis yang ditimbulkan program lawak SBS. Begini komentar netter.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 April 2017 - 09:55 WIB
WowKeren - Belum lama ini SBS menjadi sorotan akibat kontroversi yang ditimbulkan "Laughing Legend Match". Program lawak tersebut dikritik habis-habisan lantaran lelucon yang dinilai rasis. Pasalnya Hwang Hyun Hee didandani menyerupai ras kulit hitam asli.
Sam Okyere, artis asal Afrika yang aktif berkarir di Korea baru-baru ini menanggapi kontroversi rasis tersebut lewat postingan di Instagram. Bintang "Moorim School" itu terang-terangan mengaku tersinggung dan sakit hati.
"Wajah hitam di 2017. Aku hanya ingin mengatakan hal ini tidak bisa diterima! Kami bukan untuk dijadikan lelucon. Ini harus segera dihentikan! Aku benar-benar kecewa. Jangan ada lagi wajah hitam! Atau segala macam diskriminasi terhadap ras tertentu. Semua prasangka, diskriminasi rasial, warna kulit harus segera dihentikan. Mari kita hentikan ini!" tulisnya.
"Sungguh menyakitkan dan menyebalkan setiap kali aku melihat hal seperti ini di TV. Aku sangat berharap ini tidak akan terjadi lagi di masa depan. Kita perlu berhenti mengolok-olok ras! Aku dengan tulus ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah menghiburku. Kita bisa melakukan ini bersama! Terima kasih. Warna kulit kita mungkin berbeda, tapi warna darah kita sama. Semangat untuk kita semua!"
Curhatan Sam Okyere ini tentu saja menuai beragam komentar dari netter Korea. Mereka kompak bersimpati pada Sam dan menilai apa yang dilakukan Hwang Hyun Hee dan SBS memang sudah keterlaluan.
"Semoga Hwang Hyun Hee belajar dari kesalahan. Jika ada yang tersinggung oleh leluconmu, bukan berarti kalau kau menilai itu hanya lelucon, itu tetap menyinggung jika ada korban yang merasa. Jangan membela diri, akui saja dan minta maaf. Skandal United Airlines baru saja terjadi. Kita harus berhati-hati dengan apa yang kita lakukan dan katakan," tutur netter.
Sementara itu, SBS sudah merilis permintaan maaf dan menghapus klip lelucon Hwang Hyun Hee. Mereka berjanji akan berhati-hati untuk menghindari masalah serupa di masa mendatang.
(wk/)