SBS mengungkapkan kekecewaan atas kegagalan negosiasi hak siar Piala Dunia 2026.
- Kamis, 23 April 2026 - 09:33 WIB
WowKeren - SBS telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kegagalan negosiasi hak siar untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Dalam pernyataan yang dirilis pada 22 April 2026, SBS mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam siaran turnamen tersebut setelah JTBC mengumumkan berakhirnya negosiasi melalui media.
"Sebagai stasiun penyiaran publik, kami berusaha untuk memenuhi tanggung jawab publik dan menanggapi harapan pemirsa, sehingga kami bersedia menanggung kerugian tertentu dalam proses negosiasi ini," ungkap SBS. Mereka menyatakan telah mengajukan tawaran yang meningkat sebesar 20% dari jumlah awal untuk mencapai kesepakatan hingga akhir.
Namun, SBS juga menyoroti bahwa tawaran yang diajukan oleh JTBC mengandung isu kontroversial terkait hak digital, dan jumlah yang ditawarkan berpotensi memberikan beban berat pada kesehatan keuangan perusahaan serta nilai pemegang saham. "Meskipun tanggung jawab publik merupakan nilai penting, kami juga tidak bisa mengabaikan kebutuhan untuk menjalankan perusahaan yang berkelanjutan sebagai perusahaan publik," tambah mereka.
SBS merasa sangat menyesal karena mereka telah menjadi penyiar Piala Dunia sejak awal berdirinya stasiun tersebut, dan kali ini, mereka harus melewatkan kesempatan tersebut. Ke depannya, SBS berkomitmen untuk mencari solusi baru yang lebih rasional untuk siaran olahraga besar seperti Piala Dunia dan Olimpiade, seiring dengan perubahan zaman dan lingkungan media yang terus berkembang.
(wk/timw)