Inilah pelajaran hidup yang bisa kamu dapat dari peliknya hidup anak rantau yang lagi ngekos.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 13 Mei 2017 - 14:39 WIB
WowKeren - Menjadi anak rantau itu ada enak dan ada enggak enaknya. Enaknya, enggak ada lagi yang ngomelin ketika kamu bangun siang, enggak ada yang cerewet nelponin kamu untuk pulang cepat dan enggak ada aturan-aturan jam malam. Pokoknya, bebas leluasa. Tapi, ada enggak enaknya juga. Apa-apa harus sendiri, bersiin kamar sendiri, masak sendiri sampai cuci baju sendiri.
Duh, kok banyak enggak enaknya, ya. Seakan jadi anak rantau atau jadi anak kos itu hidupnya bakal menderita banget. Eits, jangan salah. Justru ketika kamu memutuskan menjadi anak rantau atau anak kos, kamu akan dapat beberapa pelajaran dibawah ini:
Hargai Pentingnya Berkumpul dengan Keluarga
Ketika kamu memutuskan untuk kuliah di luar kota atau di luar negeri, konsekuensinya adalah kamu akan jauh dari keluargamu. Dan ketika itulah, kamu akan merasakan makna sebenarnya dari berkumpul bersama dengan keluarga.
Berkumpul dengan keluarga setahun sekali atau berapa lama sekali tentu menjadi momen berharga yang kamu nantikan. Makanya Lebaran atau hari raya lainnya menjadi salah satu momen yang mahal buat kamu yang lagi rantau.
Lebih Bijak dalam Mengatur Keuangan
Ini salah satu hal yang krusial banget bagi anak rantau dan anak kos. Karena jauh dari orangtua, kamu jadi berhati-hati banget sama pengeluaran kamu. Sebenarnya bisa minta lagi, sih. Tapi enggak enak juga kan kalau minta terus?
Nggak ada orangtua yang bahagia ketika buah hatinya tinggal menjauh dari rumah. Untuk itu biasanya mereka memberikan dana yang lebih. Namun ya merantau dan ngekos seharusnya membuat kamu menjadi lebih bijak mengelola keuangan.
Punya Banyak Kemampuan
Di rumah, mungkin kamu suka males mengerjakan banyak hal. Ibu dan asisten rumah tangga menjamah semua itu. Entah memasak, mencuci hingga membersihkan rumah.
Jadi anak rantau atau anak kos, membuat kita harus jadi setidaknya 'serba bisa'. Misalnya masak sendiri, mencuci baju sendiri, bersih-bersih kamar sendiri dan masih banyak lagi. Secara langsung, kemampuanmu bertambah, deh.
Kamu Lebih Menghargai Waktu
Waktu adalah uang. Artinya, waktu itu berharga banget. Bagi anak rantau atau anak kos, waktu itu harus dipakai seefisien mungkin. Enggak ada yang namanya males-malesan. Adanya, kita harus produktif sepanjang hari dan menghasilkan sesuatu yang berguna.
Mungkin karena kondisi yang jauh dari orangtua, membuat kamu lebih bertanggung jawab pada diri sendiri. Karena itulah kamu nggak pengen bermalas-malasan dan ingin menunjukkan bahwa kamu pun bisa kuat dengan kedua kakimu.
Belajar Mengenai Perbedaan dan Keunikan Individu
Berada di lingkungan yang baru dan berbeda dari lingkungan tempat tinggalmu, membuatmu "melek" akan namanya perbedaan antar tiap individu. Kamu mungkin akan menemukan teman yang ceplas ceplos kalau bicara sedangkan di tempat tinggalmu wajib menggunakan tutur bahasa yang halus.
Mungkin kamu pernah dengar peribahasa "dimana tanah dipijak di sana langit dijunjung". Nah berada jauh dari rumah kamu akan membuat kamu lebih bisa menghargai adanya perbedaan yang biasa jauh lebih unik ketimbang hal-hal yang sama.
Kamu Lebih Kuat, Berani dan Mandiri
Kemana-mana harus sendiri, angkat galon sendiri, beli nasi di warung depan gang malem-malem sendiri pula sampai belanja kebutuhan sehari-hari sendiri. Tanpa sadar, berbagai keterpaksaan itu bikin kamu jadi pribadi yang berani, dewasa dan juga mandiri.
Nilai positif ini nggak cuma berguna ketika kamu ngekos saja. Kehidupan menjadi lebih rumit, kamu bisa belajar dari susahnya hidup sendiri kala merantau dan ngekos.
Dengan bercermin dari kehidupan kamu saat merantau atau jadi anak kos maka kamu sebenarnya sudah mencicipi sedikit masa dewasamu ketika berkeluarga kelak. Sehingga, kamu akan menjadi lebih siap untuk menghadapi masa yang sesungguhnya. Cukup banyak pelajaran yang didapat, bukan?
(wk/)