Raisa-Hamish Tunangan Emang Bikin Sesak, 10 Cara Ini Bisa Kuatkan Temanmu yang Sedang Patah Hati
SerbaSerbi

Begini cara membangkitkan kembali asa seorang teman yang sedang berduka dan patah hati.

WowKeren - Raisa dan Hamish Daud bertunangan pada Minggu (21/5) malam. Hal itu kontan saja bikin penggemar Raisa patah hati bertubi-tubi hingga muncul meme "Hari Patah Hati Nasional".

Patah hati memang kondisi yang dekat dengan siapapun dan mudah merasuk seakan semua orang bisa merasakannya meski problema berbeda. Nggak usah bingung bila ada teman yang seda dalam masa berduka. Kamu bisa membantu dengan cara-cara ini:

Berada di Samping Temanmu

Temanmu harus menangani emosinya untuk bisa melalui masa sulit ini. Jadi doronglah dia untuk mengatasi hal tersebut sebelumnya. Ingatkan bahwa dia nggak akan pernah merasa lebih baik jika terus menyangkal apa yang terjadi atau mengabaikan perasaannya terhadap hal itu.

Biarkan dia tahu bahwa menangis itu nggak apa-apa. Air mata bisa membantunya sembuh! Jika kamu merasa temanmu memendam emosinya, jelaskan bahwa dengan melakukan hal itu, dia akan semakin sulit melalui rasa sakit itu.

Fase-fase duka biasanya terdiri dari bersedih, kaget, menyesal dan mengasingkan diri. Jangan terlalu khawatir jika teman Anda mengalami hal-hal ini.

Dengarkan Dia

Mencurahkan perasaannya akan membantu temanmu untuk mengobati patah hati yang dia rasakan. Jadi pastikan dia mengetahui bahwa kamu ada di sampingnya untuk mendengarkan kapan pun dia membutuhkanmu.

Jadilah pendengar yang baik dan biarkan temanmu bicara selama mungkin. Jangan memberikan saran kecuali jika temanmu memintanya. Dia mungkin hanya ingin mencurahkan perasaannya.

Bersikap Empati

Biarkan temanmu mengetahui bahwa kamu memedulikan perasaannya dan ingin membantunya melewati masa sulit ini. Daripada memberikan penilaian negatif, akuilah rasa sakitnya dan katakan bahwa kamu ikut bersedih karena dia harus mengalaminya.

Jika temanmu baru saja putus, jangan merasa bahwa kamu harus mengatakan hal negatif tentang mantan kekasihnya untuk membuatnya merasa lebih baik. Daripada mengatakan, "Bima memang brengsek dan kamu lebih baik putus sama dia", akuilah rasa kehilangan temanmu dengan mengatakan, "Pasti berat banget ya kehilangan orang yang kamu sayangi"

Periksalah Temanmu

Patah hati bisa terasa cukup lama, jadi jangan berharap temanmu akan baik-baik saja setelah satu atau dua hari. Tanyakan kabarnya setiap hari dan tanyakan juga perasaannya. Selalu ingatkan dia bahwa kamu ada di sampingnya untuk membantu dan mendukungnya kapan pun dia butuhkan.

Jangan menunggu temanmu menghubungimu. Dia mungkin benar-benar membutuhkanmu tapi nggak ingin menghubungimu. Teleponlah, kirimkan SMS atau tinggalkan pesan untuk memberitahunya bahwa kamu memikirkan dirinya.

Tawarkan Bantuan dengan Hal-Hal Kecil

Jika temanmu benar-benar terpuruk dan dia mengabaikan tugas sehari-harinya, tawarkan bantuan untuk melakukan hal itu. Contohnya bawakan dia belanjaan atau kunjungi dia untuk membantu mengerjakan PR matematika.

Jika temanmu menolak bantuan yang kamu berikan, beri tahu dia bahwa tawaranmu tetap terbuka. Jika kalian berdua teman dekat, pertimbangkan untuk mengejutkannya dengan sesuatu yang nggak terduga seperti mengirimkan pizza ke rumahnya.


Jangan Memaksakan Bantuan

Meskipun membantu teman adalah hal yang baik, ada batasan kemampuan untuk membantunya. Kamu harus membiarkan teman berduka dalam caranya sendiri dan memberikannya waktu untuk melalui rasa sakitnya.

Jangan berharap dia bisa kembali normal dan berusaha memaksanya untuk melupakan kesedihannya. Ingatlah bahwa di masa-masa ini, temanmu akan terlihat sedikit egois dan nggak bersikap seperti biasanya.

Cobalah untuk memahaminya dan mengabaikan keegoisannya. Dia akan kembali seperti biasanya suatu saat nanti.

Hangout Bersama Teman

Aktivitas fisik sangat berpengaruh untuk jiwa seseorang. Jadi ajaklah teman Anda untuk bergerak. Olahraga apa pun baik olahraga teratur atau hanya bermain-main akan bermanfaat baginya.

Bantu temanmu menemukan hobi baru yang nggak akan mengingatkannya kepada sang mantan kekasih atau bahkan membantunya mencari teman baru. Jika sebagian besar orang yang biasa menemaninya adalah teman-teman dari sang mantan kekasih, cobalah kenalkan orang baru yang nggak mengenal si mantan kekasih itu sama sekali.

Bantulah Dia Untuk Mandiri

Jika temanmu terbiasa melakukan segalanya dengan seseorang yang nggak lagi berada di hidupnya seperti mantan kekasih, dia mungkin merasa sangat membutuhkan orang tersebut untuk bisa kembali normal.

Bantulah dia menyadari bahwa temanmu sanggup hidup dengan bahagia tanpa orang tersebut dengan mendorongnya untuk melakukan segala hal bersama teman-teman atau sendirian.

Nggak Mainan Medsos Dulu

Jika temanmu baru saja putus, dia mungkin ingin menjelek-jelekkan mantan kekasihnya atau mengomel di media sosial. Namun hal ini nggak akan membuatnya membaik.

Cobalah untuk meyakinkannya untuk menjauh dari media sosial dan jangan mengumbar detail hubungan mereka. Hal ini juga bisa membantunya mengabaikan apa pun yang diunggah mantan kekasih dan/atau teman-temannya tentang kandasnya hubungan mereka berdua.

Jangan Makan Junk Food

Akan cukup mudah untuk mengabaikan kesehatan saat mengalami masa sulit. Jadi pastikan temanmu tidak begitu.

Jika menyadari bahwa dia kurang tidur, nggak makan dengan baik atau mulai minum-minum dan mengonsumsi narkoba, tunjukkan kekhawatiranmu dan dukunglah dia untuk membuat pilihan yang lebih sehat.

Bangkit dari patah hati memang nggak mudah. Apalagi bila orang yang kamu suka itu bertunangan dengan orang lain bukan denganmu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait