Berani, Macron Kritik Media Rusia dan Intervensi Pilpres Perancis di Hadapan Putin
Dunia

Begini reaksi Presiden Vladimir Putin saat Presiden Perancis Emmanuel Macron mengkritik media Rusia di hadapannya.

WowKeren - Presiden baru Perancis, Emmanuel Macron baru-baru ini bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Menariknya, dalam kesempatan itu, pemimpin muda itu justru dengan beraninya mengkritisi media-media Rusia.

Macron tanpa segan mengatakan bahwa wartawan dari dua media Rusia bekerja dengan tidak benar dan menyebarkan propaganda. Menurut Macron, media seperti Russia Today dan Sputnik beberapa kali membuat berita bohong mengenai dirinya pribadi dan kampanyenya.

"Mereka bekerja tidak seperti media, seperti wartawan semestinya. Mereka membuat propaganda palsu," ujar Macron. "Saya memiliki hubungan yang baik dengan wartawan asing, namun mereka juga harus berperilaku seperti wartawan. Semua wartawan asing, termasuk Rusia dan lainnya memang diperbolehkan untuk meliput kampanye saya."

Seperti diketahui, Macron memang sempat berkonflik dengan kedua media itu saat mereka diminta menunggu akreditasi peliputan. Namun pada akhirnya pengajuan akreditasi itu ditolak.


Ada dugaan Macron kesal lantaran Rusia lebih condong pada pesaingnya Marine Le Pen. Sudah banyak diketahui jika Putin dan Rusia memang lebih mendukung Marine Le Pen. Bahkan sebelumnya Putin sempat mengatakan akan hadir di upacara pelantikan jika Le Pen berhasil terpilih.

Sementara itu, Vladimir Putin sendiri hanya diam saat Macron membahas masalah tersebut di hadapan media. Bahkan saat dirinya mendapat giliran bicara, pemimpin Negeri Beruang Putih itu sama sekali tak mengomentari pernyataan Macron.

Namun, juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov mengatakan jika Rusia tidak sepakat dengan ucapan Macron tersebut. Macron dan Putin sendiri bertemu dalam kunjungannya ke Perancis. Ia dijamu oleh Presiden berusia 39 tahun itu di Istana Versailles, di luar kota Paris.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!