Ultah ke-79, Henry Cavill Ungkap Kisah di Balik Lahirnya Superman
Film

Beginilah bagaimana Superman bisa lahir di muka bumi sebelum menjadi tenar.

WowKeren - Meski banyak film DC Comic yang jeblok di pasaran, Henry Cavill tak pernah malu untuk menunjukan rasa cintanya pada tokoh superhero yang diperankannya, Superman. Buktinya, aktor berusia 34 tahun ini tak lupa untuk merayakan ulang tahun Superman yang ke-79.

Lewat akun Instagram-nya, Cavill mengunggah foto seseorang memakai kostum Superman sedang memegang gelas bekas minuman. Meski wajahnya tak ditampakkan, fans sudah yakin jika itu adalah Cavill.

Dalam keterangan foto tersebut, Cavill menuliskan sejarah lahirnya Superman. "Pada bulan Januari 1933, Jerry Siegel menulis sebuah cerita pendek berjudul "The Reign of the Superman", yang diilustrasikan oleh temannya Joe Shuster dan diterbitkan sendiri di majalah fiksi ilmiah. Ini menceritakan tentang penjahat botak dengan kekuatan telepati," ceritanya.

Cavill melanjutkan bahwa Siegel lanjut mencoba menciptakan karakter yang bisa dijual di koran, dengan kembali mengeluarkan karakter Superman sebagai pahlawan hebat, yang dikirim ke bumi. Siegel dan Shuster pun mengembangkan gagasan mereka menjadi sebuah komik.

Hi Everyone! I've been doing some Super Ruminations because this month is the 79th anniversary of Superman in Action Comics and thought it fitting to pass on this little fact. Who knew eh?? In January 1933, Jerry Siegel wrote a short story titled "The Reign of the Superman", which was illustrated by his friend Joe Shuster and self-published in a science fiction magazine. It told the story of a bald villain with telepathic powers. Trying to create a character they could sell to newspaper syndicates,Siegel re-conceived the "superman" character as a powerful hero, sent to our world from a more advanced society. He and Shuster developed the idea into a comic strip, which they pitched unsuccessfully. National Publications was looking for a hit to accompany their success with Detective Comics, and did not have time to solicit new material. Because of the tight deadline, editor Vin Sullivan was forced to make it out of inventory and stockpile pages. Sullivan asked former coworker Sheldon Mayer if he could help. Mayer found the rejected Superman comic strips, and Sullivan told Siegel and Shuster that if they could paste them into 13 comic book pages, he would buy them. #SuperRuminations #Superman #ActionComics


Sebuah kiriman dibagikan oleh Henry Cavill (@henrycavill) pada

"National Publications sedang mencari sebuah karya hits untuk mengikuti kesuksesan komik detektif mereka, dan tidak sempat mencari bahan baru. Karena tenggat waktu yang ketat, editor Vin Sullivan terpaksa mengeluarkan komik dari persediaan dan stok," terangnya. "Sullivan bertanya pada mantan rekan kerja, Sheldon Mayer apakah dia bisa membantu. Mayer menemukan komik Superman yang ditolak, dan Sullivan memberi tahu Siegel dan Shuster bahwa jika mereka bisa membuatnya ke dalam 13 halaman buku komik, ia akan membelinya."

Kini, Superman dikenal sebagai superhero terpopuler dalam dunia DC Comic. Beberapa kisahnya telah diadaptasi ke layar lebar. Terakhir, superhero asal Krypton ini muncul dalam "Batman v Superman: Dawn of Justice". Selanjutnya, ia dikabarkan bergabung dalam "Justice League" yang akan tayang 17 November 2017.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!