Simak apa saja yang dilakukan dan dipikirkan oleh Le Je Hoon terhadap film 'Park Yeol' ini.
- Tim WowKeren
- Selasa, 20 Juni 2017 - 09:03 WIB
WowKeren - Lee Je Hoon akan segera menampilkan kemampuan akting terbarunya di film "Park Yeol". Dia mencoba hal baru dengan memerankan seorang tokoh pemberontak bersejarah dan aktivis kemerdekaan bernama Park Yeol.
Dia dikisahkan hidup dalam masa penjajahan kekaisaran Jepang di Korea. Di sesi wawancara terbarunya, Je Hoon mengungkapkan kesan memerankan sosok kharismatik ini.
"Perilakunya cukup kasar dan gampang emosi. Semua itu tergambar jelas di filmnya" kata Je Hoon di Samcheong-dong (16/6). Namun Je Hoon juga memahami karakter lain yang ada di diri Park Yeol. "Tapi jauh di dalam hatinya, dia rajin mempelajari teori anarki dari luar negeri. Dia baik, kejam, dan kadang humoris. Semua hal itu berkembang dalam kisahnya".
Tak main-main,banyak hal yang Je Hoon lakukan demi peran ini. Selain harus menghafal dialog bahasa Jepang yang panjang, Je Hoon juga merasa telah mengorbankan segalanya.
"Di banyak film, aktor sering menyesal tidak mencoba hal baru. Di film ini,bisa dikatakan aku telah mengorbankan segalanya," kata Je Hoon. Je Hoon menghafal bahasa Jepang, diet ketat, mencoba peran baru, semua itu dilakukan agar mampu menjadi sosok pemberontak di masa lalu.
Di wawancara terbarunya ini Je Hoon juga membahas kisah cinta Park Yeol dengan Fumiko Kaneko (Choi Hee Seo). Menurut Je Hoon, hubungan mereka seperti teman dekat yang melawan dunia. Hal ini sangat berbeda dengan kisah pasangan biasa yang penuh cinta dan perasaan menggebu-gebu.
"Mereka berdua bagaikan teman yang berbagi banyak hal. Mereka juga saling menghormati satu sama lain," kata Je Hoon. Fumiko sendiri dikisahkan sebagai gadis Jepang yang jatuh cinta pada Park Yeol.
Sosok Park Yeol ini akhirnya mampu menginspirasi Lee untuk lebih mengekspresikan diri. Kedepannya, Je Hoon masih ingin mencoba banyak hal baru. Dia ingin peran-peran lain yang lebih menantang.
Sementara itu, film ini dijadwalkan rilis perdana sekitar Juni 2017 mendatang. "Park Yeol" akan mengingatkan kita untuk selalu menghargai kebebasan yang kini telah diraih.
(wk/)