Begini penjelasan pihak BMKG atas foto perbedaan langit Jakarta saat lebaran yang viral di medsos.
- Tim WowKeren
- Jumat, 30 Juni 2017 - 15:24 WIB
WowKeren - Baru-baru ini postingan akun Facebook @Amadeus Pribowo ramai dibicarakan di media sosial. Dalam unggahan tersebut ia tampak mengambil foto langit Jakarta tiga hari berturut-turut menjelang dan saat lebaran.
Pada foto pertama yang diambil pada 24 Juni, langit jakarta tampak berkabut. Sedangkan pada hari ketiga, 26 Juni langit Ibu Kota tampak sangat cerah dan jelas.
"Ini yang terjadi pada langit Jakarta sebelumnya, saat dan setelah Lebaran saat hampir semua penduduk kota tengah berlibur," tulisnya dalam bahasa Inggris.
Amadeus yang bekerja sebagai Wakil Rektor bidang penelitian di Indonesia International Institute for Life Sciences ini menduga jika perbedaan tersebut terjadi karena polusi udara. Saat penduduk banyak yang meninggalkan Jakarta maka volume kendaraan berkurang dan membuat polusi menipis.
Oleh karenanya langit bisa terlihat lebih cerah tanpa ditutupi polusi. Ia menjelaskan jika foto tersebut diambilnya setiap pagi antara pukul 07:00 WIB hingga 08:00 dari balkon apartemennya di Jakarta Selatan.
Postingan tersebut tak pelak langsung menuai beragam komentar dari publik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri baru-baru ini juga buka suara memberikan penjelasan.
Menurutnya tingkat kecerahan langit bisa dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya ada cuaca berkabut yang mengurangi jarak pandang.
Ia mengatakan jika ingin membandingkan kondisi langit suatu tempat maka harus diambil di jam yang sama. Dengan begitu perbandingan bisa lebih akurat. "Kalau rentangnya misalnya diambil pukul 06.00 terus satu lagi pukul 07.00 ya nggak fair dong. Misalnya bisa jadi gambar yang diambil pukul 06.00 dengan kondisi berkabut," imbuhnya.
(wk/)