Ini alasan pihak sekolah melarang Rizky, anak tukang parkir di Malang masuk ke kelas hingga videonya viral.
- Tim WowKeren
- Jumat, 21 Juli 2017 - 10:36 WIB
WowKeren - Kisah Rizky Agung Bayu Saputra ramai diperbincangkan di media sosial. Pasalnya, belakangan beredar video anak tukang parkir ini menangis terisak-isak lantaran ditolak masuk kelas di SMP Negeri 12 Malang di hari pertamanya.
Pihak sekolah sendiri beralasan Rizky dilarang masuk lantaran kursinya telah dialihkan untuk siswa lain yang berkebutuhan khusus. Padahal ia sebenarnya telah dinyatakan diterima bersekolah di SMP tersebut.
Beredarnya video itu tak pelak langsung menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak yang mengecam pihak sekolah dan mempertanyakan apa alasan dari penolakan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMPN 12 Kota Malang Syamsul Arifin telah membantah. "Kronologinya seperti ini. Kami mendapat pagu kuota siswa baru dari dinas pendidikan setempat sebanyak 248 orang. Tapi karena banyak yang daftar, kuota kami ditambah," jelasnya.
Syamsul mengatakan setelah dikurangi jatah untuk siswa ABK, pihak sekolah hanya memiliki jatah dua kursi. Sedangkan Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur melalui Disdik mengajukan lima calon siswa untuk diterima di SMP itu.
Lantaran kursi yang tersisa hanya dua, mereka terpaksa menolak tiga dari lima calon siswa yang diajukan. Namun di media sosial malah beredar video satu siswa yang ditolak tersebut.
Meski begitu Syamsul menegaskan jika Rizky telah diterima setelah mereka mendapat persetujuan dari Disdik. "Tapi, calon siswa itu sudah kami terima, setelah ada persetujuan disdik. Sebab, diterima atau tidaknya seseorang di sekolah adalah kewenangan disdik," pungkasnya.
(wk/)