Begini respon pihak rektorat mengetahui adanya komunitas gay Universitas Brawijaya.
- Tim WowKeren
- Senin, 24 Juli 2017 - 15:55 WIB
WowKeren - Pengguna media sosial baru-baru ini digegerkan oleh adanya grup Facebook yang mengatas namakan komunitas gay Mahasiswa Brawijaya Malang. Dalam keterangannya, mereka mengajak penyuka sesama jenis baik perempuan atau laki-laki dan juga biseksual untuk bergabung.
Grup tersebut tak pelak langsung menuai pro-kontra di kalangan masyarakat. Begitu juga pihak kampus yang kabarnya akan mengambil tindakan.
Kabag Humas Universitas Brawijaya, Pranatalia Pratami mengatakan jika pihak rektorat akan melaporkan munculnya grup tersebut lantaran dinilai telah melanggar. "Pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang ITE, kami melaporkan ke polisi," ujarnya dilansir dari Detik.
Sementara itu, ketua Tim Advokasi Hukum UB, Dr Prija Djatmika SH MHum menegaskan jika Universitas Brawijaya menolak dengan tegas adanya komunitas tersebut. Bahkan mahasiswa yang terlibat nantinya bisa dikeluarkan.
"Tidak ada persatuan gay di UB dan jika memang benar ada mahasiswa UB yang mendirikan organisasi tersebut, maka akan dikeluarkan secara akademis karena mencemarkan nama baik universitas. Kami juga menegaskan bahwa UB menolak LGBT," jelasnya.
(wk/)