Inilah temuan terbaru yang didapati pihak polisi di lokasi kematian Chester Bennington.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 Juli 2017 - 12:07 WIB
WowKeren - Penyebab kematian pentolan Linkin Park akhirnya telah terungkap. Kepolisian setempat di The Los Angeles County mengkonfirmasi bahwa musisi berusia 41 tahun ini meninggal karena bunuh diri di kediamannya di kawasan Los Angeles.
Juru bicara dari satuan Koroner di kepolisian setempat, Ed Winter mengatakan, Chester menggantung dirinya sendiri di pintu kamar tidurnya. Selain itu, mengutip Mirror, Winter juga menemukan sebuah botol alkohol setengah kosong di dalam kamar vokalis Linkin Park ini.
Namun, pihak kepolisian tidak menemukan obat-obatan terlarang. Tidak ditemukan pula pesan terakhir yang mungkin saja ditinggalkan Chester sebelum meninggal.
Semasa hidupnya, pelantun "Papercut" itu memang pernah mengaku mengalami depresi. Ia pun melarikan masalahnya dengan mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.
Namun Chester kemudian menjalani rehabilitasi untuk mengobati kecanduannya terhadap alkohol dan obat-obatan setelah menikah dengan istri keduanya, Talinda pada 2005. Sejak saat itu, ia pun mulai berubah.
"Aku tidak minum," kata Cheser dalam sebuah wawancara tahun 2011, dilansir dari Dailymail pada Selasa (25/7). "Aku sudah mabuk lebih dari 6 tahun, tetapi aku tidak ingin menjadi orang itu lagi."
Sebelumnya, Chester santer digosipkan dibunuh oleh sebuah media online. Namun rumor tersebut kini telah dipastikan tidak benar alias hoax.
(wk/)