Berikut penjelasan dari pihak Kementerian ESDM terkait isu kedekatan Indira Soediro dengan Menteri Jonan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 26 Juli 2017 - 13:23 WIB
WowKeren - Belakangan nama Indira Soediro ramai dibicarakan oleh publik. Putri Indonesia 1992 itu menjadi sorotan lantaran isu kedekatannya dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan.
Isu itu sendiri mencuat akibat postingan yang beredar di media sosial saat Jonan tengah berjalan dengan Indira. Akibat postingan itu, berbagai isu miring beredar antara sang menteri dan Tenaga Ahli Komunikasinya itu.
Menanggapi hal tersebut Kementerian ESDM akhirnya angkat bicara. Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Komunikasi, Hadi Djuraid menjelaskan jika foto di media sosial sebenarnya adalah foto yang diposting Indira di akun Instagramnya.
Hadi menuturkan jika itu adalah foto biasa dan Indira memang kerap mengunggah foto kegiatannya dengan pejabat lainnya juga. Meski begitu ada juga sejumlah foto lain yang diambil jauh sebelum wanita cantik itu bekerja dengan Kementerian ESDM.
"Foto-foto itu biasa saja, tidak spesial, tidak aneh, tidak langgar norma susila. Foto dengan pejabat lain seperti Wakil Menteri (Arcandra Tahar) dan Dirjen juga ada," jelas Hadi.
Lebih lanjut, Hadi menjelaskan jika Indira direkrut oleh Kementerian ESDM sejak April 2017 sebagai Tenaga Ahli Bidang Komunikasi untuk media internasional dan hubungan dengan lembaga internasional. Selama tiga bulan pertama, ia memang selalu ikut dalam kunjungan untuk menambah pengetahuan dan mempelajari tentang wawasan ESDM.
"Kenapa jabatannya Tenaga Ahli? Ini adalah jabatan yang disediakan untuk profesional dari luar kementerian. Berbeda dengan Staf Ahli yang merupakan jabatan struktural dengan kepangkatan tertentu," imbuhnya. "Dalam tugas barunya Indira jadi moderator untuk kegiatan dengan bahasa Inggris. Atau turut menerima tamu dari mancanegara."
Sementara itu, terkait pemasangan spanduk yang menuntut Indira diusir, pihak ESDM menganggapnya sebagai tindakan pengecut. Pasalnya menurut Hadi tidak pernah ada demo yang dilakukan oleh karyawan. Ia juga menegaskan jika ada skandal di ESDM adalah hal yang ngawur.
"Tengah rame-rame isu reshuffle, mesti super hati-hati sikapi info. Semoga menjernihkan kekeruhan yang telanjur meluas. Foto Jonan biasa aja," pungkasnya.
(wk/)