Seperti inilah komentar Rihanna ketika diajak kolaborasi bareng Diplo.
- Tim WowKeren
- Rabu, 09 Agustus 2017 - 12:35 WIB
WowKeren - Diplo bisa dibilang sebagai salah satu produser musik EDM tersukses di jagad hiburan. DJ berusia 38 tahun ini telah menelurkan berbagai single hits seperti "Hold Up" (Beyonce Knowles), "Elastic Heart" (Sia Fuler) dan "Where Are U Now" (Justin Bieber).
Meski begitu, segudang prestasi itu tak lantas membuat Rihanna tertarik berkolaborasi dengan Diplo. Dalam wawancara terbaru bersama GQ Styles, Diplo mengaku pernah ditolak oleh penyanyi asal Barbados ini ketika ditawari bergabung dalam sebuah proyek lagu yang dikerjakannya bersama Major Lazer.
"Aku hanya ingin ia (Rihanna) di lagu Major Lazer. Ia seperti salah satu artis yang tidak dapat kami dapatkan," kata Diplo dilansir News. "Aku pikir sebelum kami semua selesai, ia akan membawakan salah satu lagu kami. Harapannya. Tetapi jika tidak, aku tidak peduli."
Diplo melanjutkan bahwa ia menawarinya menyanyikan lagu berjudul "Lean On" yang sudah dirilis pada 2015 silam. Akan tetapi, tanggapan RiRi sungguh mengejutkan mantan kekasih Katy Perry ini. "Dia berkata 'Aku tidak suka musik EDM'. Aku menepuk jidatku sangat keras untuk hal itu," ceritanya.
Dalam kesempatan lain, Rihanna bahkan menyebut musik Diplo terdengar seperti lagu reggae yang diputar di bandara. Mendengar komentar tersebut, Diplo pun merasa kecewa. "Aku seperti ingin membunuh diriku sendiri," katanya.
Selain RiRi, "Lean On" juga ditawarkan kepada rapper Nicki Minaj sebelum akhirnya dinyanyikan oleh penyanyi tenar asal Belanda, MO. Single tersebut berhasil menjadi salah satu single terlaris sepanjang masa dengan penjualan lebih dari 13 juta.
(wk/)