Seperti ini penuturan Taeyang soal konsep album baru 'White Night' yang masih berhubungan dengan rilisan terdahulu.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 Agustus 2017 - 09:34 WIB
WowKeren - Taeyang Big Bang masih disibukkan dengan promosi album barunya, "White Night". Belakangan, ia banyak melakukan wawancara dengan berbagai media terkait comeback solonya setelah 3 tahun hiatus.
Dalam sebuah kesempatan wawancara, Taeyang mengungkap tentang konsep album "White Night". Berbeda dengan G-Dragon yang comeback dengan "Kwon Jiyong" yang juga merupakan nama aslinya untuk lebih menggambarkan dirinya, Taeyang menganggap "White Night" merupakan simbol.
Simbol ini rupanya masih berkaitan dengan album-album Taeyang terdahulu mulai dari "Hot", "Solar" dan "Rise". Seperti kita tahu, ketiga album tersebut menggambarkan "Matahari" yang dalam bahasa Korea disebut "Taeyang".
"Semua album soloku mulai dari 'Hot', 'Solar' sampai 'Rise' adalah album yang merepresentasikan panasnya matahari 'Taeyang' terbit. Saat itu aku berpikir, 'Begitu matahari terbit, yang terjadi setelahnya adalah tetap bersinar. Aku mulai berpikir tentang album seperti apa yang harus kubuat'," demikian terang kekasih Min Hyo Rin itu seperti dilansir dari Allkpop. "Setelah hiatus lama, aku tiba-tiba terinspirasi dengan ide 'White Night'. Itulah kenapa albumku kuberi judul 'White Night'."
Lebih lanjut, Taeyang juga meengungkap bagaimana album "White Night" bisa memberi gambaran tentang dirinya dan hubungannya dengan rilisan terdahulu. "Aku ingin bisa menunjukkan dan mengekspresikan kehidupan yang dinamis dan meluap-luap dari malam putih tanpa matahari. Ini berdasarkan konsepku, untuk menggambarkan diriku dalam kapasitas penuh," katanya lagi.
Sementara itu, dalam rangka promosi album barunya, pelantun "Darling" ini siap menggelar konser tur keliling dunia. Taeyang juga akan mampir ke Tanah Air lewat gelaran konser "White Night" tanggal 13 Oktober 2017.
(wk/)