Menang di Festival Film Spanyol, Marsha Timothy Ternyata Sempat Kesulitan Syuting 'Marlina'
Film

Inilah pengalaman Marsha Timothy dan sutradara yang berkeliling festival-festival film internasional.

WowKeren - Marsha Timothy mencetak prestasi membanggakan dengan menang sebagai Best Actress dalam Sitges International Fantastic Film Festival 2017 di Spanyol. Kemenangan ini berkat aktingnya yang memukau dalam film "Marlina The Murderer in Four Acts".

Isstri Vino Bastian ini kembali mengungkapkan kebanggannya saat hadir dalam acara gala premier "Marlina The Murderer in Four Acts" pada Kamis (9/11). "Bersyukur dan bangga tapi tidak menyangka sih. Jam 2 pagi saya dikabari dan gaak menyangka. Alhamdulillah mungkin keberuntungan lagi di pihak saya," kata Marsha Timothy.

Aktris ini lalu bercerita tentang pengalamannya mendatangi berbagai festival film internasional untuk "Marlina The Murderer in Four Acts". "Cukup jauh perjalanan film ini sampai pulang ke Indonesia. Di Festival Film Cannes penonotonnya luar biasa," kata Masrha. "Ini juga terjadi saat premier di Amerika Utara dan Katalonia. Mereka tepuk tangan terus, begitu juga dengan di Busan International Film Festival. Kebanyakan di Busan yang nonton filmmaker Asia Tenggara. Jadi saya sangat berharap orang di Indonesia punya antusiasme itu," imbuhnya.

Marsha tampak menjadi nominator kuat hingga menang sebagai Best Actress dengan mengalahkan aktris hollywood seperti Nicole Kidman. Namun Marsha ternyata mengalami kesulitan saat memerankan karakternya di film ini. "Susah sih terutama untuk Marlina. Sutradaranya menginginkan karakter perempuan ini tidak mengeluarkan emosi yg meluap-luap. Emosi dia untuk dia sndiri," ungkap Marsha. "Kesulitan saya meredam emosi itu supaya tidak meluap-luap. Kalau nangis juga sutradara maunya tidak terlihat cengeng."


Marsha Timothy sendiri mempersiapkan perannya dengan menjalani pelatihan selama 3 bulan termasuk latihan dialek. Aktris ini mengalami hal yang menarik ketika kita riset karakter di Sumba. "Kami bergaul dengan ibu-ibu di sana untuk mendalami perempuan Sumba. Kami sering ngobrol dialek Sumba di sana," tuturnya.

Saat berkeliling ke luar negeri untuk film ini, ternyata sutradara mendapat pertanyaan menarik dari sineas internasional. "Mereka bertanya, 'Indonesia mayoritas Islam penduduknya. Kenapa film kamu tidak ada yang memakai jilbab?' saya katakan karena film saya mengambil lokasi yang mayoritas agamanya marapu (kepercayaan lokal yang dianut orang Sumba)'. Ini keberagaman kami yang harus dikeluarkan. Ini film yg mengeluarkan penonton dari zona nyaman."

Saksikan filmnya yang akan dirilis perdana pada 16 November 2017. Akting Marsha Timothy yang memenangkan penghargaan dan sambutan meriah dari sineas internasional membuat "Marlina The Murderer in Four Acts" cukup dinanti.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!