Simak cerita Ammar Zoni mengenai kebiasaan menulisnya selama tersandung kasus narkoba...
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 Desember 2017 - 16:45 WIB
WowKeren - Selama mengikuti proses masa tahanan akibat tersandung kasus narkoba, pesinetron Ammar Zoni ternyata memiliki kebiasaan baru. Ammar bercerita jika kini ia kerap menulis jurnal yang mengisahkan kehidupannya sebagai pecandu narkoba.
Selama lima bulan sejak masa persidangan hingga rehabilitasi, Ammar selalu menyempatkan waktu untuk menulis jurnal setiap hari. Menurut Ammar, saat ini tulisannya itu sudah mencapai ratusan halaman.
"Jurnal saya setiap hari itu saya tulis Jurnal 1, Jurnal 2, Jurnal 3 dan seterusnya, selama lima bulan ini," cerita Ammar di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/12). "Jumlahnya sekitar 150 jurnal kali ya. Jadi satu jurnal itu terserah mau berapa halaman."
Dalam jurnalnya, Ammar menumpahkan segala yang dirasakannya selama menjadi pecandu narkoba hingga akhirnya menjadi tahanan. Ammar membutuhkan waktu hingga tiga jam untuk menulis satu jurnal kisahnya itu.
"Nulis satu jurnal itu bisa sampai dua atau tiga jam," sambung Ammar. "Isinya tentang apa yang saya rasakan aja."
Banyaknya hasil tulisan jurnal Ammar itu kemudian menumbuhkan niat untuk dibukukan. Ammar ingin membagikan pengalamannya selama menjadi pecandu narkoba kepada masyarakat luas. Sehingga kisahnya diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi orang lain.
"Saya ingin bikin buku untuk sharing mengenai apa yang sudah saya lalui," jelas Ammar. "Saya ingin sih menambahkan juga tentang hidup saya seperti apa kurang lebihnya, sehingga bisa jadi bahan pelajaran juga agar jangan seperti saya yang kemarin-kemarin."
Karena Ammar merasa tulisannya tidak begitu bagus, nantinya kekasih Ranty Maria ini akan meminta bantuan seorang penulis untuk menyunting naskahnya. Jika sesuai rencana, buku karya Ammar ini akan diterbitkan pada awal tahun 2018.
"Saya kan tidak pandai banget menulis, mungkin nanti akan ada yang bantu untuk menuliskannya," pungkas Ammar. " Targetnya sih sesegera mungkin ya, insya Allah Januari (2018) itu sudah rilis."
(wk/)