Dikabarkan Bunuh Diri, Inikah Penyebab Jonghyun SHINee Depresi Hingga Akhiri Hidup?
Selebriti

Seseorang yang mengaku cukup dekat dengan Jonghyun di masa-masa akhir hidupnya mengungkapkan tentang berbagai hal mengejutkan berikut ini. Benarkah Jonghyun depresi?

WowKeren - Kematian Jonghyun SHINee diduga kuat karena bunuh diri. Kabar ini juga telah dibenarkan oleh pihak kepolisian yang mendapat laporan dari keluarga atas aksi bunuh diri Jonghyun.

Media Dispatch belum lama ini merilis rekaman yang diduga merupakan percakapan terakhir Jonghyun sebelum meninggal dunia. Rekaman ini diungkapkan oleh A, seseorang yang mengaku sebagai sahabat dekat Jonghyun selama beberapa waktu terakhir.

Rekaman percakapan itu juga mengisyaratkan tentang depresi berat yang tengah dialami Jonghyun. Dalam rekaman tersebut A sempat menyarankan Jonghyun untuk mendapatkan bantuan medis dan pertolongan agar bisa sembuh dari depresi namun ditolak.

Melalui Dispatch, A juga mengungkapkan penyebab depresi yang dialami Jonghyun. Menurut A, rasa stres Jonghyun bukanlah karena masalah pribadi.

Jonghyun rupanya merasa depresi karena memikirkan karirnya dalam bermusik. Jonghyun merasakan tekanan yang berat karena menganggap kemampuan bermusiknya semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia.


"Dia merasa tak bisa memenuhi ekspektasi orang-orang. Dia ingin melakukan lebih baik lagi tapi merasa bakatnya kurang," ungkap A. "Dia merasa stres, dia bilang kemampuannya semakin menurun saat usianya semakin tua."

A juga menuturkan bahwa hubungan Jonghyun dengan keluarganya sangat dekat dan tak ada masalah apapun. "Dia tak punya masalah apapun di kehidupan pribadinya. Hubungannya dengan ibu dan saudara perempuannya juga baik-baik saja. Masalah Jonghyun hanyalah tentang karir bermusiknya karena dia sering menyalahkan dirinya sendiri. Dia selalu bilang tak punya bakat," ungkap A.

A membeberkan Jonghyun merasa sangat depresi hingga tak bisa tidur jika tak meminum obat tidur. Yang mengejutkan, A mengklaim bahwa Jonghyun tenyata sempat membicarakan soal kematian dengannya. Namun saat itu A tak berpikir Jonghyun benar-benar akan bunuh diri karena terlihat baik-baik saja.

"Walaupun dia punya banyak teman, rasanya mungkin tak nyaman untuk membicarakan tentang masalahnya ini. Karena itulah dia terbuka padaku," tutur A. "Dia juga pernah berbicara soal kematian di awal Desember lalu. Kupikir dia sudah menyelesaikan masalahnya saat itu."

"Dia sempat tak bisa tidur kalau tidak minum obat tidur. Dia bahkan sering tak fokus saat berbicara lewat telepon sepanjang malam. Kupikir dia bisa bertahan aku tak tahu itu menjadi percakapan terakhir kami," tambahnya. "Kurasa dia berusaha bertahan hari demi hari. Kuharap dia bisa bertahan sampai akhir tapi sekarang aku hanya bisa berharap dia sudah bisa melepaskan semua rasa stres di pikirannya dan beristirahat dengan tenang."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait