Raih Lima Penghargaan di Miss Tourism International, Lois Merry Tangel Seratus Persen Puas
Selebriti

Lois Merry Tangel mengaku tak menyangka jika dirinya berhasil mendapat lima penghargaan sekaligus.

WowKeren - Lois Merry Tangel sukses membawa harum nama Indonesia di ajang Grand Final Miss Tourism International 2017 yang digelar di Malaysia. Tak tanggung-tanggung, Lois membawa lima penghargaan sekaligus.

Wanita asal Sulawesi Utara ini berhasil menyabet tiga spesial award di Grand Final Miss Tourism Internasional 2017 yakni, Miss Charming Carlorino, Miss Dearset Grace, dan Miss Beverly Wilshire. Selain itu penyandang gelar Putri Pariwisata Indonesia 2016 ini juga sukses masuk ke jajaran 10, 5, dan 3 besar. Dan di 3 besar Lois mendapat gelar Miss Tourism Cosmopolitan International 2017/2018.

Tak pelak keberhasilan Lois ini membuat bangga yayasan El John Pageants selaku pihak yang menaunginya. Acara penyambutan keberhasilan Lois pun digelar di kawasan Ballroom Best Western Mangga Dua Hotel and Residence, Jakarta, pada Kamis (21/12).

"Sebenarnya unexpected, yang saya harapkan dapat Best National Costume. Tapi yang dikasih Tuhan lima. Saya merasa sangat bersyukur. Bohong kalau saya bilang gak puas. Saya sangat puas 100 persen!" seru Lois saat ditemui WowKeren. "Yang saya lakukan di sana tetap menjaga konsistensi. Jadi jangan sampai semangat yg saya bawa dari Indonesia, begitu sampai Malaysia lihat kontestan lain drop."

Saat melihat penampilannya di atas catwalk, Lois mengaku terharu dan hampir menangis. Ia teringat bahwa perjuangannya itu tidaklah mudah. Apalagi ia merasa bahwa kontestan dari Brazil adalah saingan terberat dalam kompetisi itu.


"Dari Brazil. Lucunya begitu Brazil dibacain juara lima, oh berarti Indonesia punya peluang. Padahal di situ masih ada USA. Tapi begitu saya dibaca 2nd Runner Miss tourism International, kayak 'hah Indonesia?'," lanjut Lois. "Yang menang kan roomate saya dari Filipina. Saya senang dia menang karena dia bersaingnya sehat. Dia juga sangat mendukung saya."

Mengikuti ajang dengan kontestan berbagai negara rupanya membuat Lois mengambil banyak pelajaran. Ia pun memberi contoh soal kemiripan budaya Indonesia dan Malaysia.

"Bertemu budaya yang berbeda membuat saya lebih mengerti ternyata perbedaan itu unik. Ini bukan sekadar statement. Kayak kenapa budaya Indonesia sama Malaysia hampir sama?" tambah Lois. "Ternyata setelah saya belajar sejarah, sebelum berangkat ke sana orang-orang Indonesia yang hijrah ke Malaysia beberapa ratus tahun lalu itu membawa budaya mereka, jadi kita enggak bisa melarang ini budaya kita loh."

Untuk target pasca ajang tersebut, Lois mengaku ingin tetap melanjutkan program kampanye. Ia pun berharap agar ia bisa menyelesaikan kuliahnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!