Pengacara Ina Rachman mengungkap punya bukti tentang perilaku Gracia yang sesungguhnya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 22 Desember 2017 - 10:41 WIB
WowKeren - Pengacara Gracia Indri, Rohman Hidayat, sempat mengungkap kalau David Albert melakukan KDRT. Member band NOAH itu tak cuma memukul atau menampar tetapi juga meludahi serta mencekik Gracia hingga pingsan.
"Tergugat seringkali melakukan kekerasan fisik dengan cara menampar, memukul bahkan mencekik penggugat, bahkan pernah sampai pingsan serta penganiayaan tersebut terjadi berulang-ulang," kata Rohman. "Meskipun demikian, penggugat tidak melaporkan hal tersebut di kepolisian karena tidak ingin masalah rumah tangganya menjadi berita, yang sudah barang tentu akan sangat memalukan, dan penggugat pun masih punya harapan pihak tergugat akan berubah."
Rohman juga menyebut kliennya menanggung hidup David. Itulah alasan David enggan bercerai dari Gracia.
"Dibelikan mobil oleh Gracia untuk keluarganya, cicilan mobil yang dibayar ibunya (Gracia), itu ada. Bahkan David selama ini dengan keluarganya, pakai mobil di Bandung masih dicicil sama mertuanya ibunya Gracia," kata Rohman. "Rumah di Kalibata, dimiliki Gracia jauh dari sebelum menikah. Dan sekarang David boyong semua keluarganya ke sana diduduki. Tanpa pernah mencicil sekalipun. Sampai sekarang yang mencicil itu Gracia.
Tudingan soal menguasai rumah Gracia itu langsung dibantah pengacara David, Ina Rachman. Tak hanya itu, kabar tentang KDRT hingga urusan biaya hidup juga sudah disangkal.
"Kalau kita bilang enggak pernah dinafkahi, ya enggak bisa bilang begitu. Kan David anggota band, yang penghasilannya enggak seperti karyawan dapat gaji bulanan," kata Inda kepada wartawan, Rabu (20/12). "Kalau patokan menafkahi itu diberi uang setiap bulan, David enggak bisa melakukan itu."
Ina berjanji akan memberikan bukti untuk menyangkal tuduhan pihak Gracia. Ia bahkan sempat berniat membongkar perilaku Gracia yang sesungguhnya.
"Silakan aja. Kami juga sudah punya bukti tentang perilaku Gracia," kata Ina. "Hak mereka (menuduh). Tapi perlu dicatat aja, kalau semua tuduhan itu tidak terbukti, kami tidak akan tinggal diam."
(wk/)