Deni mengungkap kalau Wiwi Sofianty telah berbohong dan juga suka bersikap kasar padanya serta sang ibu mertua.
- Tim WowKeren
- Selasa, 30 Januari 2018 - 09:44 WIB
WowKeren - Atlet angkat besi bernama Deni sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah SEA Games 2017. Deni yang turun di kelas 69 kg ini mencatat total angkatan 312 kg mengalahkan lifter Thailand, Trirat Boonsuk, yang meraih total angkatan 310 kg dalam pertandingan SEA Games, 29 Agustus 2017.
Sayangnya namanya tercemar karena isu perselingkuhan dengan siswi SMK berusia 19 tahun bernama VN. Menariknya, perselingkuhan itu justru dibongkar oleh istri Deni, Wiwi Sofianty, via sosial media.
Wiwi akhirnya diundang oleh Uya Kuya ke acara "Pagi-Pagi Pasti Happy". Wiwi mengungkap kekecewaan karena Deni nekat menikahi VN yang ternyata sudah hamil.
Menanggapi tuduhan Wiwi, Deni angkat bicara. "Secara hukum, saya akui saya salah. Saya belum dapat akta cerai, tetapi sudah menikah lagi," ujarnya.
Namun ia juga mengecam sikap Wiwi dan menuduh mantan istrinya itu berbohong. Atlet yang berstatus sebagai calon PNS itu mengungkap kalau masalah dengan Wiwi sudah berlangsung sejak 2016.
"Bahkan di awal nikah, saya juga sudah dikomplain sama orangtuanya karena mahar kekecilan, tapi saya bertahan dan terus berusaha menjalani hidup sama mantan istri saya itu," katanya. "Saya sudah resmi cerai sama dia secara agama itu sejak November lalu 2017 lalu. Itu jauh dari masa saat saya belum PNS, sekarang saya masih CPNS, pemberkasan juga belum. Dia memang ingin menghancurkan saya, sehancur-hancurnya."

Deni juga mengungkap kalau Wiwi bersikap buruk padanya. Bahkan Wiwi memperlakukan ibu Deni seperti pembantu.
"Sopan santun nggak ada, saya masih sayang nahan. Dia tiba-tiba berdiri, nunjuk-nunjuk saya, terus bilang an**ng kamu, bangsat kamu. Benar istri begitu, saya ngomong tidak keras, dia kelewat batas sebagai istri," seru Deni. "Masa ibu saya dijadikan seperti pembantu. Tahu dirilah harusnya, sebagai seorang anak seperti apa, saya merasa tak diperhatikan. Terus dia ngapain aja, kok masih nyuruh ibu saya."
Masalah rumah tangga Deni dan isu pelakor juga terdengar oleh pihak Kemenpora yang berjanji akan mengusut hal ini. Bukan tidak mungkin jika Deni batal menjadi PNS bila terbukti berpoligami. "Tak boleh ada PNS berpoligami. Kami akan segera telusuri. Sebab, apapun prestasinya, nomor satu adalah karakter dan perilaku," seru Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto.
Sementara itu, Deni agaknya tak masalah dan yakin ia tetap akan mendapat rezeki. "Orang-orang hanya tahu akhir tanpa tahu awal. Rezeki tidak akan pernah tertukar," katanya optimis.
(wk/)