Seperti apa pembelaan yang dilontarkan oleh drummer SID mengenai turis yang dilecehkan di Bali?
- Tim WowKeren
- Selasa, 06 Februari 2018 - 15:25 WIB
WowKeren - Kasus pelecehan seksual kembali menimpa seorang wanita. Kali ini, seorang turis wanita asal Selandia Baru bernama Aneta Baker diduga dilecehkan oleh seorang petugas hotel di Bali. Saat itu, Aneta ingin meminta kembali uang atau refund dari hotel. Aneta mengaku diminta untuk melakukan blowjob atau seks oral terhadap petugas hotel tersebut sebagai syarat agar uangnya kembali.
Hal tersebut membuat Aneta merasa dilecehkan. Ia mengunggah video percakapannya dengan petugas hotel tersebut di akun Facebook miliknya pada Jumat (2/2). Cerita Aneta tersebut menjadi viral di media sosial.
Baru-baru ini, pemain drum band Superman Is Dead, Jerinx mengunggah pendapatnya mengenai video yang viral tersebut. Menurut Jerinx, ada salah paham diantara petugas hotel dan Aneta karena ia mendengar kata voucher, bukan blowjob.
Dalam postingan tersebut, Jerinx mengatakan bahwa turis tidak selalu benar dan mengasihani petugas hotel tersebut. Pendapat Jerinx yang terkesan membela si petugas hotel tersebut langsung ditanggapi oleh netter. Banyak dari mereka yang tidak setuju dengan pendapat drummer asal Bali tersebut.
"Betul. tapi kasus ini bukan soal turis atau bukan. ini persoalan pelecehan seksual. tolong jangan ga nyambung," komentar akun @angeli******osa. "Gaada yang bilang disini turis selalu benar. Disini yg dipermasalhin itu pelecehannya," imbuh akun @expensi*******hes.
"Voucher sama blow job ko jauh bgt ya .." tulis akun @im******erman__. "Tiap orang yang bisa bicara bahasa inggris pasti dengar dia bilang 'bj' ini bukan masalah turis atau apa.. ini namanya pelecehan seksual terhadap wanita.. walau seks itu normal buat orang luar tetep lah mereka gak sembarangan.." tambah akun @25****15.
(wk/)