Simak kritik tajam yang diberikan Quincy Jones untuk The Beatles, U2, hingga Michael Jackson berikut ini.
- Tim WowKeren
- Jumat, 09 Februari 2018 - 10:01 WIB
WowKeren - Sebelumnya, Quincy Jones, produser musik dan musisi jazz asal Amerika Serikat sempat mengkritik lagu-lagu Taylor Swift. Pria berusia 84 tahun tersebut menyebut bahwa lagu Taylor tidak bermutu.
Baru-baru ini, produser legendaris tersebut kembali menimbulkan kontroversi. Pasalnya, ia mengatakan The Beatles sebagai musisi terburuk di dunia. Ia juga menyebut Paul McCartney sebagai pemain bass paling buruk.
"The Beatles, mereka adalah musisi terburuk di dunia," ujar Quincy dilansir Theguardian pada Jumat (9/2). "Paul McCartney adalah pemain bass terburuk. Dan Ringgo? Jangan bicara tentangnya."
Quincy menceritakan pengalaman bekerja sama dengan Ringo Starr yang dianggapnya sebagai pengalaman buruk. Keduanya memang pernah bekerja sama untuk album "Donna Summer" pada tahun 1970 silam.
"Ringgo butuh waktu tiga jam untuk menyelesaikan empat baris nada," lanjut Quincy. "Saat itu kami (tim produksi) mengatakan, 'Kenapa kita tidak membawa beberapa limun atau kue serta menggunakan waktu satu setengah jam untuk beristirahat?'."
Rupanya, tidak hanya The Beatles yang jadi sasaran kritikan Quincy. Band asal Irlandia, U2, serta legenda pop dunia, Michael Jackson juga mendapat sindiran tajam.
Quincy menyebutkan bahwa U2 tidak lagi membuat karya yang bagus. Ia juga mengatakan terlalu banyak tekanan dalam band tersebut.
"Aku tanya sekarang, apakah U2 masih membuat lagu bagus?" tanya Quincy. "Sebenarnya aku menyukai Bono, tapi terlalu banyak tekanan di dalam band itu."
Selain itu, meskipun pernah bekerja sama dengannya Michael Jackson, Quincy juga tak segan untuk mengoloknya. Menurutnya, Michael Jackson mencuri (plagiat) banyak lagu. Padahal ia pernah menjadi produser dari tiga album dari Michael Jackson.
Quincy membandingkan lagu hits Michael Jackson yang berjudul "Billie Jean" dengan lagu Donna Summer yang berjudul "State of Independence" yang dirilis pada tahun 1982. Quincy mengatakan bahwa notasi nada tidak bisa dibohongi.
"Dia (Michael Jackson) mencuri banyak lagu," tambah Quincy. "Notasi nada tidak pernah berbohong."
(wk/)