Simak berbagai kritkan yang ditunjukkan oleh para kelompok advokasi alergi makanan.
- Tim WowKeren
- Senin, 12 Februari 2018 - 15:13 WIB
WowKeren - Film animasi "Peter Rabbit" telah dirilis perdana pada 9 Februari lalu. Tak disangka film animasi yang lucu dan seru ini sudah menuai kontroversi di awal-awal penayangannya.
Salah satu adegan di "Petter Rabbit" membuat sederet kelompok advokasi alergi makanan geram. Adegan yang dimaksud adalah saat para kelinci lucu yang sengaja memprovokasi dan menyerang karakter McGregor (Domhnall Gleeson) dengan buah blackberry, yang merupakan alergi McGregor.
Akibatnya, karakter McGregor harus memakai epipen yaitu alat untuk mengobati reaksi alergi bernama anafilaksis. Hal ini dianggap ejekan pada penderita alergi makanan dan sederet kelompok advokasi pun langsung menuntut pihak produksi untuk minta maaf.
Kids With Food Allergies Foundation menyuarakan protesnya di Facebook dan kini telah mendapat sekitar 1.200 likes dan 1000 share. "Tidak pantas bagi film untuk menunjukkan niat penyerangan pada karakternya dengan makanan yang dia alergi dan memicu anafilaksis," kritiknya. "Menampilkan anafilaksis sebagai gurauan dapat memicu sifat angkuh orang lain tentang alergi makanan yang mana akan membahayakan anak-anak penderita alergi tersebut," tulisnya.
Kids With Food Allergies Foundation juga berharap ada kerjasama untuk meningkatkan kesadaran pada isu penting ini. "Kami mohon pembuat film bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran pada seriusnya masalah alergi makanan dan membantu mempromosikan sikap positif dan lingkungan yang aman untuk anak-anak penderita alergi makanan."
Kritikan juga datang dari Kenneth Mendez selaku ketua Asthma and Allergy Foundation of Amerika. "Ini bukan pertama kalinya Sony Pictures Animation menggunakan isu alergi makanan sebagai punchline di dalam kisah film anak-anak. Sony juga menampilkannya di 'The Smurfs' dan 'Cloudy with a Chance of Meatballs'," kritiknya.
Australian Group Global Anaphylaxis Awareness and Inclusivity juga membuat petisi agar pihak produksi minta maaf. Akhirnya, Sony pun buka suara dengan merilis pernyataan pada Minggu (11/2). Mereka meminta maaf dan berkata bahwa film ini tidak seharusnya meremehkan karakter yang alergi pada blackberry, sekalipun dalam konteks kartun.
(wk/)